Gagal, Upaya Penyelundupan Beniih Lobster Senilai Rp 6 Miliar. Polisi Ringkus Tiga Tersangka

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Agus Himawan
Jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok menunjukkan barang bukti kasus penyelundupan benih lobster atau benur pada Minggu (11/7/2021)

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggagalkan penyelundupan benih lobster atau benur pada Minggu (11/7/2021).

Dalam aksinya para tersangka memanfaatkan masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat.

Polisi menangkap tiga tersangka masing-masing berinisial UJ (40), N (39), dan R (20). Dari tangan tersangka polisi menyita 11 boks stirofoam berisi benur sebanyak total 61.398 ekor.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana mengatakan, polisi meringkus ketiganya saat berusaha menyelundupkan benur dari Pelabuhan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara.

Ketika itu, lanjut Kholis, polisi mendapati ketiga tersangka sedang memindahkan stirofoam dari satu mobil ke mobil lainnya di lokasi kejadian.

Baca juga: Dramatis Pemakaman Jenazah Seberat 300 kg, Warga Minta Bantuan Pemadam Kebakaran hingga Pakai Katrol

Baca juga: Abdul Aziz Gelandang Persib Bandung Tidak Merasa Jenuh Dengan Program Latihan Mandiri yang Dijalani

“Setelah dilakukan penggeledahan, ternyata di dalamnya terdapat sejumlah bungkusan plastik berisi benih lobster atau benur,” kata Kholis, Selasa (13/7/2021).

Dalam aksinya para tersangka mempuyai perang masing-masing. Tersangka UJ dan N bertugas membawa benih lobster dari Sukabumi menuju ke Muara Angke. Sementara RH memfasilitasi untuk mengetahui kapan pengiriman barang ke pulau Sumatera.

Rencananya mereka akan mengirimkan benur dari Sukabumi, Jawa Barat menuju ke Pulau Sumatera dengan memanfaatkan PPKM Darurat. Hanya saja pengiriman dilakukan melalui jalur darat.

“Jadi dari Pelabuhan Ratu mereka ke Jakarta dulu, setelah itu baru akan dikirim ke Sumatera lewat jalur darat,” kata Kholis.

Sebelas 11 boks stirofoam berisikan benur itu diselundupkan dalam mobil pikap agar seolah-olah berisi ikan atau salah satu komoditas utama sektor pangan demi melewati PPKM Darurat.

Baca juga: Presiden Turki Erdogan Bahas Kerja Sama dengan Presiden Israel

Baca juga: Parid Ketua NJ Mania Minta Pengelola JIS Tidak Pilih Kasih Pemakaian Stadion Hanya Untuk Persija

Halaman
12