Didukung Pertamina, Tempe Crispy “KAHLA” dari Sukabumi Ekspor Produk ke Mancanegara

Editor: Mohamad Yusuf
Tempe Crispy Kahla dari Sukabumi yang diproduksi oleh Vivi Herviany telah diekspor ke beberapa negara, diantaranya Australia, Malaysia, Norwegia, Kanada dan New Zealand. Tempe Crispy Kahla adalah UMK binaan dari Pertamina.

WARTAKOTALIVE.COM, SUKABUMI - Siapa yang tidak mengenal tempe? Makanan rakyat yang sangat ikonik ini telah ada dalam menu sehari-hari masyarakat Indonesia sejak dahulu kala.

Tidak ada tempe serasa tak lengkap lauk yang terhidang di meja makan.

Makanan sederhana dengan kandungan gizi luar biasa itu sekarang ngetop sampai mancanegara.

Tempe Crispy Kahla dari Sukabumi yang diproduksi oleh Vivi Herviany telah diekspor ke beberapa negara, diantaranya Australia, Malaysia, Norwegia, Kanada dan New Zealand. Tempe Crispy Kahla adalah UMK binaan dari Pertamina. (Pertamina)

Baca juga: DUH! Selain Sembako Kena Pajak, Dalam Draf RUU KUP, Sekolah Pun Bakal Dikenakan PPN

Baca juga: Penasaran dengan Suara Berdenyit di Kamar, Suami di NTT Pergoki Istri Telanjang dengan Pria Lain

Baca juga: Ternyata di Arab Saudi, Habib Rizieq Bertemu Tito Karnavian, Budi Gunawan dan Dihubungi Wiranto

Dalam rangka mendukung kemajuan Usaha Mikro Kecil (UMK), PT Pertamina (Persero) melalui Pemasaran Regional Jawa Bagian Barat terus mendorong mitra binaannya untuk tetap produktif di masa pandemi.

Adalah usaha tempe crispy dari Sukabumi yang digeluti oleh Vivi Herviany yang awalnya kecil dan hanya dijual di sekitar tempat tinggalnya.

Kini usahanya bisa lebih besar dan penjualannya pun sampai diekspor ke beberapa negara setelah bergabung menjadi mitra binaan Pertamina.

Awalnya Vivi hanya seorang karyawan salah satu perusahaan swasta di Jakarta.

Karena perusahaan tempatnya bekerja gulung tikar, maka ia dan suaminya terpaksa pulang ke kampung halamannya Sukabumi pada tahun 2008.

Sebelum memutuskan mengolah tempe menjadi sumber rejekinya, Vivi dan suami telah mengalami jatuh bangun dalam pekerjaan dan usahanya.

Sehingga akhirnya mereka memutuskan untuk fokus mengolah usaha tempe crispy pada akhir tahun 2014 dengan pertimbangan karena tempe makanan tradisional Indonesia dan digemari berbagai kalangan.

"Kami memberi merk produk kami KAHLA yang artinya berkah dari langit. Kami berharap usaha ini mendapatkan keberkahan dari Allah SWT tidak hanya untuk kami akan tetapi juga berkah untuk orang-orang di sekeliling kami," kata Vivi.

Halaman
123