Travel

Baru Nih, Kunjungi Museum Gastronomi Indonesia Secara Virtual Lihar Sejarah Makanan Hingga Rempah

Penulis: Mochammad Dipa
Editor: Dian Anditya Mutiara
Museum Gastronomi Indonesia secara virtual memperkenalkan aneka makanan Indonesia

Mengenal Ragam Kuliner Nusantara, Indonesia Punya Museum Virtual Gastronomi Indonesia 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA  - Indonesia Gastronomy Community (IGC) resmi meluncurkan Museum Gastronomi Indonesia (MGI) dalam bentuk virtual.

Ketua Umum IGC, Ria Musiawan mengatakan, bahwa hadirnya MGI virtual ini merupakan wujud dari mimpi IGC untuk melestarikan gastronomi Indonesia meliputi sejarah dan resep kuliner nusantara.

“Hadirnya Museum Gastronomi Indonesia ini berawal dari mimpi bersama untuk ingin sekali mencoba melestarikan gastronomi di Indonesia dan semua aset kuliner Indonesia yang terdata dan terasipkan dengan baik,” ujar Ria dalam konferensi pers virtual Museum Gastronomi Indonesia

Ria menjelaskan, bahwa proses pengumpulan data gastronomi Indonesia untuk dihadirkan dalam MGI virtual dilakukan oleh para dewan pakar IGC yang merupakan akademisi serta profesional dari berbagai multidisiplin ilmu; tata boga, pengolahan pangan, gizi, hingga teknologi kreatif.

Baca juga: Jadi Saksi Bisu Medan Pertempuran, Disparbud Usul ke Wali Kota Bekasi Gedong Papak Dijadikan Museum

Ketua Umum IGC Ria Musiawan saat konferensi pers virtual peluncuran Museum Gastronomi Indonesia (MGI) virtual, Kamis (17/6). (repro/Wartakotalive/Mochmmad Dipa)

“Selama setahun lebih dewan pakar IGC melakukan kegiatan yang mencakup pembukuan, penelitian dan pengarsipan telah dilaksanakan dengan baik. Saya pikir sudah saatnya diluncurkan museum ini,” ungkapnya.

Selama setahun lebih dewan pakar dari IGC melakukan kegiatan pembukuan, penelitian dan pengarsipan data gastronomi Indonesia dengan baik. Saya pikir sudah saatnya untuk diluncurkan museum ini,” ungkap Ria.

Baca juga: Kembangkan Gastronomi Nusantara, Sandiaga Uno akan Bangun Industri Rendang Berskala Dunia

Untuk menciptakan Museum Gastronomi Indonesia virtual ini, IGC sebagai penggagas menggandeng PT Siji Solusi Digital yang berpengalaman di bidang teknologi informasi dan pengembangan konten digital.

Direktur Utama PT Siji Solusi Digital, Dimas Fuady mengatakan museum virtual ini dirancang untuk mengakomodir kebutuhan milenial.

Penyajian materi hasil pemikiran dan penelitian para dewan pakar IGC juga menjadi tantangan tersendiri dalam membuat desain dan fitur-fitur interaktif lainnya.

Baca juga: Kunjungi Museum Gedung Juang Pengunjung Sebut Dulu Bau Kelelawar Sekarang Digital Bikin Enggak Bosan

Halaman
12