Berita Video

VIDEO Longsor Turap Anak Kali Pesanggrahan, Benyamin Davnie Musyawarah dengan Warga Nerada Estate

Penulis: Rizki Amana
Editor: Ahmad Sabran

WARTAKOTALIVE.COM, CIPUTAT TIMUR - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie meninjau lokasi banjir di Perumahan Nerada Estate, Cipayung, Ciputat Timur. 

Menurutnya peninjauan tersebut dilakukan pihaknya dalam memastikan berjalannya proses evakuasi terhadap warga yang terdampak maupun pengangkatan material longsornya turap anak Kali Pesanggrahan pada Jumat, 11 Juni 2021. 

"Saya hari ini mengumpulkan RT dan RW untuk musyawarah bagaimana warga makan di sini untuk ke depannya, kesehatannya, transportasinya," katanya saat ditemui di lokasi, Ciputat, Kota Tangsel, Sabtu (12/6/2021).

Benyamin menuturkan saat ini pihaknya telah menerjunkan alat berat berupa beco guna mengangkat material turap yang menutup aliran anak Kali Pesanggrahan tersebut. 

Kata dia, pemkot juga berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC). 

"Pengerahan alat berat ini, kemudian saya juga harus buang puing ini. Harus normalisasi lagi. Ini harus koordinasi dengan BBWSCC Banten . Saat ini bagaimana mengeruk aliran baru," katanya. 

Diwartakan sebelumnya, turap anak Kali Pesanggrahan yang menjadi pembatas Perumahan Griya Satwika Telkom, Pisangan, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) longsor hingga menutup aliran kali. 

Akibatnya Perumahan Nerada Estate Blok A, Cipayung, Ciputat, Kota Tangsel terendam banjir sejak Jumat, 11 Juni 2021 setinggi satu meter. 

Beruntung air mulai menyurut pada Sabtu, 12 Juni 2021 dini hari usai petugas gabungan bersama warga membobol tembok berlin sejarak sekira 300 meter dari aliran utama kali yang masuk ke kawasan perumahan.

Nahas, peristiwa tersebut turut menimpa tiga rumah milik warga hingga luluh lantah akibat tertimpa material longsoran turap.

Sejumlah korban luka pun berjatuhan akibat tertimpa reruntuhan material turap yang longsor itu.

Tercatat sekiranya terdapat empat warga yang menjadi korban dari peristiwa longsornya turap penyanggah anak Kali Pesanggrahan itu. (m23)