Berita Video
VIDEO Baru Lulus SMA, Dua ABG Ini Terjun ke Bisnis Prostitusi
“Saya gimana mau cari kerja, Ijazah saja belum ada kan baru lulus tahun ini. Tolong pak jangan telpon ibu saya, dia bakalan marah
WARTA KOTA, TANGERANG - Caca (18) tidak dapat menyembunyikan ketakutanya saat petugas dari Satpol PP Kota Tangerang memintanya untuk menghubungi orang tuanya. Orang tua CA diminta untuk menjemputnya lantaran putrinya ini tertangkap basah tengah melayani pria hidung belang di salah satu hotel berbintang wilayah Tangerang, Kamis (10/6/2021) malam.
Dara manis berusia 18 tahun itu sebelumnya menunjukan sikap yang kurang koperatif dengan bermacam-macam alasan kepada petugas yang mengamankannya. Seketika dia berubah drastis mengakui segala perbuatannya dan merengek agar petugas tidak menghubungi orang tuanya.
Kepada petugas, CA mengaku terpaksa menjajakan dirinya via aplikasi pesan singkat lantaran terdesak kebutuhan. Terlebih pasca-dinyatakan lulus dari salah satu SMA swasta di Kota Tangerang pada tahun ini, dirinya belum juga mendapatkan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhannya.
“Saya gimana mau cari kerja, Ijazah saja belum ada kan baru lulus tahun ini. Tolong pak jangan telpon ibu saya, dia bakalan marah kalau tau saya kerja kayak gini,” ujar CA merengek kepada aparat.
Berbeda dengan CA, NV (17) yang saat itu turut diamankan petugas justru terlihat santai. Hal tersebut diakui NV lantaran orang tuanya mengetahui profesi dirinya.
“Enggak apa-apa pak telepon saja. Mamah tahu kok kerjaan saya,” ucap NA yang diketahui berdomisili di wilayah Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang itu.
Perempuan berumur 17 tahun tersebut terpaksa menjajakan diri di hotel karena menjadi tulang punggung keluarga. Terlebih saat ini kedua orang tuanya telah bercerai.
“Mamah sudah cerai, saya menggantikan posisi bapak buat tutup kebutuhan sehari-hari. Mulai makan, bayar listrik sama yang lain,” katanya.
Dirinya menyebut hasil yang didapat dari menjajakan diri hampir seluruhnya dikirimkan untuk kebutuhan sehari-hari di rumahnya.
“Cuma ambil buat jajan sama makan saja. Sisanya dikirim semua,” ungkap NV yang juga mengaku telah menyelesaikan sekolahnya di tahun ini.
Disisi lain, NV yang mengaku baru beberapa pekan menjalani profesi sebagai pekerja seks komersial tersebut lantaran terjebak dalam pergaulan bebas yang membuatnya kehilangan mahkotanya.
“Mau kerja apa bingung, pas teman ngajak kerja beginian, sudah gitu hasil yang didapat juga besar yasudah mau," bebernya.
Kepala Bidang Gakumda SatpolPP Kota Tangerang Iwan menjelaskan operasi ini dalam kegiatan penegakan Perda tentang larangan prostitusi di daerah bermoto Akhlakul Karimah ini.
“Atensi dari pimpinan yakni Kasatpol PP, pada malam hari ini kami amankan dua orang terduga pelaku open BO yang diduga menyewa kamar untuk digunakan sebagai sarana prostitusi,” tutur Iwan, Jumat (11/6/2021).
Masih menurut Iwan, setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif dan beberapa barang bukti yang diamankan kedua terduga pelaku prostitusi daring tersebut untuk selanjutnya dikirim ke Dinas Sosial Kota Tangerang dilakukan pembinaan.
Untuk Hotel yang disinyalir digunakan sebagai sarana prostutusi pihaknya akan melakukan penyegelan terhadap unit kamar tersebut.
“Kami telah segel, ada dua kamar yang terbukti digunakan sebagai sarana prostutusi,” paparnya. (dik)