Aplikasi

WhatsApp Perkenalkan Fitur Pengatur Kecepatan Suara, Bagaimana Cara Menjajalnya?

Editor: Feryanto Hadi
Logo WhatsApp

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Aplikasi perpesanan terpopuler dunia kembali mengenalkan fitur barunya.

Platform yang bisa digunakan semua ponsel baik Android dan iOS ini  didominasi oleh beberapa opsi tertentu.

WhatsApp masih bertengger di peringkat utama karena mampu menjangkau semua wilayah seperti India dan bagian lain Asia, termasuk di Indonesia dan beberapa negara Afrika.

Baca juga: Umumkan Go Public, CEO Grab Anthony Tan Diperkirakan Bakal Jadi Salah Satu Orang Terkaya di Dunia

Baca juga: Mahasiswi Pengemudi Porsche yang Terobos Jalur Transjakarta Sudah Bayar Denda Tilang Rp 500 Ribu

Itulah mengapa aplikasi milik Bos Facebook Mark Zuckerberg ini kerap melakukan perubahan kecil berupa penambahan fitur.

Meski perubahannya bersifat kecil, namun efek bagi WhatsApp akan terasa pada  miliaran penggunanya.

Salah satu fitur terbaru yang diperkenalkan whatsapp pengatur kecepatan pesan suara. Aplikasi ini memiliki opsi catatan suara untuk penggunanya yang lebih suka mengirimkan pesan suara daripada teks.

Mengutip laporan WABetaInfo, Senin (26/5/2021), WhatsApp akhirnya meluncurkan kemampuan untuk mendengarkan pesan suara pada kecepatan pemutaran yang berbeda bagi pengguna beta di Android.

Baca juga: Dua Rider Pertamina Mandalika Raih Hasil Positif di Seri Pembuka FIM CEV Moto2

Fitur ini diluncurkan WhatsApp pada 23 April 2021 kemarin ini sudah dikembangkan sekitar sebulan yang lalu. Peluncurannya untuk pengguna beta ini mengalami perlambatan dibandingkan dengan Telegram dan aplikasi chat lainnya.

Untuk mengupgrads versi WhatsApp Beta 2.21.9.4, Anda bisa melihat tombol adanya fitur kecepatan dengan opsi 1x / 1.5x / 2x pada pesan suara.

Setelah itu, pengguna tinggal menekan tombol untuk mengubah kecepatan ke opsi berikutnya.

Baca juga: Algoritma Diperbarui, Google Maps Kini Dilengkapi Fitur Rekomendasi Rute dengan Bahan Bakar Terhemat

Nantinya pesan suara akan otomatis membutuhkan rekap dan hanya ingin membaca sepintas pesan suara, atau ketika grup melakukan spam pada pesan suara dan Anda hanya ingin memeriksa apakah Anda melewatkan sesuatu yang penting. (Fandi Permana)