Viral Medsos

Aksi Keluarga Pasien Aniaya Perawat, Direktur RS Siloam Sriwijaya Palembang Dr Bona Fernando: Arogan

Editor: Panji Baskhara
Insiden perawat dianiaya keluarga pasien ditanggapi Direktur RS Siloam Sriwijaya Palembang Dr Bona Fernando dan menyebut aksi tersebut merupakan aksi arogan. Foto: Christina Ramauli S, seorang perawat RS Siloam Sriwijaya Palembang dianiaya keluarga pasien ruangan IPD 6 di kamar 6026 RS Siloam Sriwijaya Palembang, Kelurahan Lorok Pakjo Kecamatan IB I Palembang.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kejadian perawat dianiaya keluarga pasien ditanggapi oleh Direktur RS Siloam Sriwijaya Palembang Dr Bona Fernando.

Menurut Dr Bona Fernando, aksi penganiayaan perawat RS Siloam Sriwijaya Palembang oleh orang tua pasien itu arogan.

Maka itu, papar Dr Bona Fernando, sangat disayangkan aksi arogan keluarga pasien aniaya perawat RS Siloam Palembang tersebut.

Diketahui, kasus penganiayaan perawat RS Siloam Sriwijaya Palembang menjadi viral di media sosial Instagram.

Baca juga: Perawat RS Siloam Berlutut Memohon Agar Tak Dimarahi dan Dipukuli, Pelaku Malah Tendang Perut Korban

Baca juga: Pria Berkaos Marvel Penganiaya Perawat RS Siloam Seorang Polisi? Begini Kata Polrestabes Palembang

Baca juga: Perawat RS Siloam Sriwijaya Palembang Dianiaya Keluarga Pasien, Kondisi Mata Memar dan Bibir Bengkak

Di video tersebut terlihat dugaan penganiayaan terjadi di RS Siloam di ruangan IPD 6 di Kamar 6026, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Kamis (15/4/2021) sekira pukul 13.40 WIB.

Terlihat seorang pria yang menganiaya korban menggunakan topi putih dan baju koas merah tengah menarik rambut korban.

Kejadian tersebut sontak membuat heboh di RS tersebut hingga mengundang perhatian petugas lainya yang langsung melerai penganiayaan tersebut.

Korban berinisial, CRS (28).

Halaman
1234