Berita Jakarta

DPR Desak Tuntaskan Restrukturisasi Jiwasraya untuk Selamatkan Perusahaan dan Polis Nasabah

Penulis: Dodi Hasanuddin
Illustrasi, DPR desak tuntaskan restrukturisasi Jiwasraya untuk selamatkan perusahaan dan polis nasabah.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - DPR desak tuntaskan restrukturisasi Jiwasraya untuk selamatkan perusahaan dan polis nasabah.

Anggota Komisi XI DPR RI Hendrawan Supratikno menegaskan, kebijakan restrukturisasi Jiwasraya dinilai sebagai solusi terbaik untuk menyelamatkan perusahaan dan polis nasabah dari ancaman kerugian yang jauh lebih dalam.

Menurutnya, bila menempuh jalan likuidasi, maka tentunya pengembalian investasi nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) tidak dapat dilakukan secara maksimal.

Sebab itu, Hendrawan mendesak pemerintah agar segera menuntaskan kebijakan restrukturisasi.

"Restrukturisasi harus jalan terus. Kebijakan itu merupakan bagian dari proses mencari jalan keluar yang terbaik. Nantinya progres pelaksanaanya nanti akan dievaluasi oleh Panja Komisi XI," ujar  Hendrawan Supratikno kepada wartawan di Jakarta, Kamis (4/3/2021).

Baca juga: 6 Laskar FPI Ditetapkan Tersangka dan Kasus Dihentikan Polri, Kuasa Hukum Sebut Lucu

Di sisi lain, Hendrawan juga mengingatkan nasabah agar fokus pada  penyelesaian masalah dan tidak terprovokasi oleh oknum yang tidak bertanggungjawab yang hanya akan membuat ketidakpastian untuk pengembalian investasi nasabah.

Mengenai adanya mantan agen asuransi yang mendompleng nama sebagai Forum Nasabah Korban Jiwasraya (FNKJ), menurutnya hal itu memiliki dimensi kepentingan politis, namu dia belum tahu pasti motif mantan agen tersebut.

"Yang dilakukan mantan agen ini, kita belum jelas motifnya. Tapi memang kasus jiwasraya ini kompleks, ada masalah hukum, ekonomi, termasuk politik," terang Hendrawan.

Baca juga: Harga Cabai Melambung Tinggi, Ini Siasat Tukang Bakso dan Tukang Gorengan di Bojonggede Bogor

Sebagaimana diketahui, sebelumnya mantan agen asuransi Jiwasraya, Ana Rustina dengan mengatasnamakan Ketua FNKJ menemui Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko, menuntut agar Jiwasraya membayar manfaat asuransi kepada pemegang polis.

Menyikapi hal itu, Moeldoko menjanjikan akan memfasilitasi pertemuan FKNJ dengan pihak Kementerian BUMN dan manajemen Jiwasraya.

"Kami akan panggil terlebih dahulu Menteri BUMN dan manajemen Jiwasraya, agar bisa melihat permasalahan ini dari dua sisi. Setelah itu akan kami pertemukan dengan FNKJ untuk mencari solusi terbaik," ujar Moeldoko dalam keterangan resmi, Rabu (3/3/2021).