Berita Nasional

HASIL Survei SMERU: Jutaan Anak-anak Indonesia Terancam Miskin Jika Bansos Disetop di Tahun 2021

Editor: Hertanto Soebijoto
Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan telah memberikan banyak dampak negatif dan krisis di berbagi lini seperti ekonomi, sosial, dan keamanan, terutama bagi anak-anak.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan telah memberikan banyak dampak negatif dan krisis di berbagi lini seperti ekonomi, sosial, dan keamanan.

Sektor ekonomi di Indonesia misalnya, selama setahun pandemi praktis membuat kegiatan sosial ekonomi di Indonesia melemah bahkan resesi.

Sejumlah kebijakan untuk merelaksasi beban masyarakat sudah dilakukan oleh pemerintah.

Video: Lima Cincin Tersangkut di Jari, Jari Tangan Bengkak Dua Hari

Tapi, relaksasi untuk menggerakkan roda perekonomian sangat sulit dilakukan terus menerus apabila tak ditemukan solusi yang pas untuk menanggulangi  virus Covid-19.

Sebuah survei dari lembaga riset SMERU memprediksi 2 juta anak di Indonesia akan jatuh ke jurang kemiskinan pada 2021 ini.

Hal ini diakibatkan pendapatan para orangtua yang terhenti akibat diberhentikan dari pekerjaan atau gelombang PHK yang begitu besar.

Baca juga: SEKDES Endang Suhendar Tersangka Korupsi Dana Bansos Pandemi Covid-19 di Bogor Sudah Sepekan Buron

Baca juga: Dua Jam Geledah Rumah Anggota DPR, 7 Penyidik KPK Angkut Dua Koper Isi Barbuk Kasus Korupsi Bansos

Peneliti Senior The SMERU Research Institute, Athia Yumna mengatakan, anak-anak jadi salah satu kelompok yang kehilangan banyak hal selama masa krisis ini.

Meskipun tidak banyak disorot lantaran bukan masuk dalam golongan yang rentan terjangkit Covid-19.

Riset The SMERU Research Institute dilakukan pada sampel 12.000 lebih rumah tangga pada Oktober-November 2020.

Halaman
12