Gempa Bumi

Viral Gempa 7,1 M di Sulut, Warga Panik, Listrik Mati, Rapat KPUD Dihentikan, Pesertanya Berhamburan

Editor: Wito Karyono
Peserta dan tamu undangan pelaksanaan Rapat pleno terbuka penetapan paslon Wali kota dan Wakil Wali kota Bitung terpilih berhamburan ke luar Hotel termasuk pasangan calon terpilih Ir Maurits Mantiri MM dan Hengky Honandar SE.

"Goncangannya kuat. Warga langsung keluar rumah karena panik," ujar Fanmi Unsong, warga Melonguane.

Kata Kepala Dinas Pariwisata Talaud ini, warga langsung keluar rumah karena ketakutan. "Soalnya getarannya begitu kuat," ujar Fanmi.

Baca juga: Sosialisasi Jakarta Bermasker, AKP Josman Harianja Bagikan Masker dan Sapa Warga Pulau Panggang

Saat ini, warga masih waspada. Mereka masih menunggu jangan-jangan ada gempa susulan

"Kami terus pantau, syukur peringatan BMKG tak ada potensi tsunami," katanya.

Listrik Dilaporkan Padam

Sementara itu Pasca-gempa 7,1 magnitudo, aliran Listrik di pusat kota Melonguanne padam

'Saat gempa mulai mengguncang tak lama berserang listrik langsung padam, dan kegelapan menyelimuti saat masyarakat berlarian keluar rumah', ucap Hesti pangaro warga Melonguane.

Sebelumnya Gempa bumi berkekuatan 7,1 Magnitudo mengguncang Kota Melonguane, kabupaten kepulauan Talaud, Sulawesi utara.

Baca juga: Sosialisasi Jakarta Bermasker, AKP Josman Harianja Bagikan Masker dan Sapa Warga Pulau Panggang

Gempa terjadi pada Kamis (21/1/2021) pukul 19.23 WIB. Pusat gempa ada di 134 km timur laut dari Melonguane, Sulawesi Utara dengan kedalaman 154 km.

Titik koordinat gempa berada di 4,98 Lintang Utara dan 127,38 Bujur Timur.

Halaman
1234