Edhy Prabowo Ditangkap KPK

Edhy Prabowo Tersangka, Hotman Paris Ingatkan Pesan Susi Pudjiastuti Soal Larangan Ekspor Benur

Foto Kolase: Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) RI Edhy Prabowo dan mantan Menteri KKP RI Susi Pudjiastuti.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Tidak berselang lama setelah menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Edhy Prabowo dan istri, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan keduanya sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi ekspor bibit lobster.

Penetapan tersangka tersebut sontak menarik perhatian publik.

Tidak terkecuali pengacara kondang Hotman Paris Hutapea.

Tidak banya berkata-kata, Hotman Paris hanya membagikan sebuah video mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Susi Pudjiastuti.

Dalam video tersebut, Susi Pudjiastuti menerangkan kebijakan ekspor benih lobster yang dilegalkan oleh Edhy Prabowo.

Sebab, kebijakan yang semula terlarang selama masa kepemimpinannya itu menurutnya sangat merugikan warga pesisir.

Sebab, bibit lobster yang dikenal dengan istilah benur itu dijual sangat murah per ekornya.

"Jutaan bibit lobster begini sekarang ditangkap di mana-mana, masyarakat yang mengambi lobster, benur ini dijualnya harga, ada yang Rp 10.000 ada yang Rp 30.000 (per ekor), (benur) yang Rp 30.000 itu yang mutiara," jelas Susi Pudjiastuti dalam video.

"Pedagangnya, pengepulnya ngejualnya katanya Rp 100.000, tapi di Vietnam katanya Rp 150.000," jelasnya.

Baca juga: Diduga Pakai Material Abal-abal, Kejari Jaksel Telisik Proyek Saluran Air di Kebayoran Baru

Beda halnya ketika lobster sudah dalam kondisi dewasa dan siap konsumsi.

Halaman
1234

Berita Populer