Virus Corona

Pujian Kini Diberikan untuk Risma Justru Setelah Terungkap Penyebab Tingginya Covid-19 di Surabaya

Wali Kota Risma, Kepala BNPB Doni Monardo dan Menkes Terawan. Doni dan Terawan kini memuji wali kota Surabaya Risma setelah tahu penyebab tingginya kasus corona di kota itu.

Rombongan dari pemerintah pusat beserta Pemkot itu menemui para pasien yang telah dinyatakan sembuh bersama Wali Kota Risma.

Mereka mengingatkan agar tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. 

KABAR Gembira, 13 Kecamatan di Kabupaten Bekasi Sudah Nihil Kasus Positif Covid-19

Risma juga menyempatkan untuk memberikan bunga kepada puluhan pasien itu. Pasien yang dinyatakan sembuh tersebut, juga terdapat yang masih anak-anak.

Risma mengungkapkan, sebenarnya hari ini ada sebanyak 300 orang yang dinyatakan sembuh di Surabaya.

Dia merinci, ada 242 orang yang melakukan isolasi mandiri dengan pemantauan Puskesmas. Yang sembuh di rumah sakit ada 26 pasien, dan ditambah 32 orang yang dinyatakan sembuh dan boleh pulang.

Khusus di Asrama Haji, lanjut Risma, masih ada sekitar 188 pasien lagi yang telah dinyatakan negatif dari hasil swab beberapa waktu lalu.

Namun sesuai ketentuan, harus dua kali dinyatakan negatif hasil swab untuk benar-benar dipastikan sembuh. Risma berharap hasil dari swab kedua nantinya cepat keluar dan hasilnya menunjukkan negatif.

Terawan berharap pasien yang sembuh dari Covid-19 bisa menjadi pendonor plasma.

Hal itu bakal membantu penanganan pasien Covid-19 yang tergolong berat.

Hari ke-5 Gelar Rapid Test Di Surabaya (istimewa)

“Mudah-mudahan bisa mendorong arek-arek Suroboyo yang semangat tinggi untuk menyumbangkan plasma,” kata Terawan.

Bagi mereka yang telah dinyatakan negatif versi swab test, diyakini dapat memiliki imunitas yang bagus terhadap virus corona ini.

Dia juga mengatakan, pihaknya telah membawa sebanyak 21 pack plasma convalescent ke Jatim.

Diharapkan, nantinya hal itu bakal membantu penanganan mereka pasien yang tergolong berat.

KABAR Gembira, 13 Kecamatan di Kabupaten Bekasi Sudah Nihil Kasus Positif Covid-19

Diketahui, Pasien yang sembuh bisa menyumbangkan darah melalui sebuah sistem dengan metode plasma convalescent untuk mendapatkan plasma darah penuh antibodi dari pasien yang telah sembuh dari Covid-19.

Plasma darah penuh antibodi tersebut kemudian dimasukkan ke darah milik pasien yang sedang sakit Covid-19 sebagai terapi agar bisa survive dan sembuh.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, pihaknya bakal mempelajari lebih detil terkait hal itu.

“Aku masih pelajari itu jadi seperti apa,” katanya.

Menkes : Semoga Angka Kematian Jatim Bisa Segera Turun

DI kesempatan lain, Menkes Terawan juga  menyerahkan bantuan berupa 10 ribu APD jenis cover all untuk menunjang kegiatan petugas kesehatan saat menangani pasien covid-19 di Jatim, serta sebanyak 10 unit alat ventilator untuk menunjang penanganan pasien covid-19 dengan gejala berat hingga sangat berat.

“Kedatangan saya bersama ketua gugus tugas nasional ke Jatim adalah untuk bersilaturahmi sekaligus untuk menjalankan perintah bapak Presiden untuk membantu penanganan covid-19 di Jawa Timur,” kata Menkes Terawan saat menyerahkan secara simbolis sejumlah alkes pada Gubernur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Selasa (2/6/2020).

“Kami harap alkes yang kami serahkan hari ini bisa segera bisa mengatasi permasalahan pandemi covid-19 di Jatim dan terkhusus agar angka kematian kasus covid-19 di Jatim bisa segera turun,” kata Menkes Terawan.

Selain menyumbangkan APD dan juga ventilator Menkes juga menyerahkan alat Polymerase Chain Reaction (PCR) Kit yaitu Novel Coronavirus (2019-Covid) Real Time Multiplex RT-PCR merek Liferiver sebanyak 30 ribu unit. Kemudian juga RNA Kit yaitu Viral RNA Isolation Kit (Centrifuge Coloumn) merk Liferiver sebanyak 31 ribu unit. Selanjutnya VTM Kit Viral

Mohon Bersabar, Gaji ke-13 Tak Lagi Bisa Cair Bareng Tahun Ajaran Baru, Dana Kesedot Covid-19

Transpor Medium 3 ml vial with a regular flocked swab merek genesis sebanyak 50 ribu unit.

“Alat untuk pengecekan PCR juga kita datangkan sehingga kami harapkan Jatim bisa semakin aktif dalam mengontrol dan menemukan kasus covid-19 sedini mungkin sehingga penyebaran kasus bisa dilokalisir,” kata Menkes Terawan.

Menteri  Terawan Agus Putranto berharap dengan banyaknya bantuan yang telah diberikan pada Provinsi Jawa Timur untuk penanganan covid-19, bisa signifikan menurunkan angka kematian kasus covid-19 di Jawa Timur.

Dikatakannya, kunjungan ke Jatim ini akan berlanjut dalam beberapa waktu ke depan.

Pemerintah pusat akan hadir di tengah-tengah masyarakat Jawa Timur untuk melakukan penanganan bersama agar pandemi covid-19 di Jatim bisa segera tertanggulangi.

Klarifikasi BPKH Soal Dana Haji 600 Juta Dolar AS Dipakai untuk Perkuat Nilai Rupiah

Sebagaimana diketahui, per hari ini angka kematian kasus covid-19 di Jawa Timur mencapai 429 orang atau secara persentase mencapai 8,36 persen.

 Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Penyebab Sebenarnya Kasus Covid-19 di Surabaya Tinggi Diungkap Doni Monardo, Menkes Malah Puji Risma,

Editor: Wito Karyono
Sumber: Surya

Berita Populer