Berita Viral

VIRAL Video Menyebut Bupati Konawe Uji Kekuatan Satpol PP Terkait Rencana Pengusiran TKA Cina

Editor: Feryanto Hadi
Beredar Video Puluhan TKA China di Bandara Haluoleo Kendari, Kapolda Sultra Klarifikasi Tegas Ingatkan Ini

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA--Di sosial media beredar rekaman video adanya aktivitas puluhan petugas Satpol PP yang sedang berlatih 

Video itu, disebutkan oleh Aktivis nasional Iwan Sumule yang juga Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM), sebagai latihan petugas dalam rangka persiapan mengusir para Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang masuk wilayah Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara

"Ada2 saja cara Bupati lakukan protes dan melawan kebijakan pemerintah pusat," tulis Iwan Sumule di akun Twitternya sembari membagikan video itu, dikutip Wartakotalive.com, Minggu (9/5/2020)

Fadli Zon Sebut Soeharto Sebagai Pemimpin Hebat Indonesia, Turunkan Angka Kemiskinan Signifikan

Wacana Cetak Rupiah di Tengah Pandemi, Iwan Sumule Tagih Ucapan Jokowi soal Uang RI di Luar Negeri

Polemik Kedatangan WNA China di Kendari, Perekam Ditangkap, Iwan Sumule: Harusnya Terimakasih

"Kali ini terkait TKA China yang dianggap meresahkan. Video Bupati Konawe, Kerry Saiful Tamburaka, menguji kekuatan Satpol PP terkait rencana pengusiran TKA China dari bumi Konawe," imbuhnya

Sebelumnya, Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa  menegaskan bahwa ia menolak masuknya 500 TKA China ke Konawe.

Dikutip dari YouTube Talk Show tvOne, Selasa (28/4/2020), awalnya Kery mengatakan info masuknya 500 TKA China ia dapat dari media.

"Sebenarnya informasi ini saya dengar dari wartawan juga, bahwa akan ada tenaga asing yang akan masuk," ujar dia.

 

Jika Jadi Saksi Ahli Kasus Said Didu, Rocky Gerung akan Kuliahi Pengacara Luhut Pandjaitan

Rizal Ramli Sebut DPR Ngawur soal Usulan Cetak Uang di Tengah Pandemi:Picu Inflasi, Rontokkan Rupiah

Penolakannya sendiri disebabkan untuk tidak membuat suasana masyarakat keruh di tengah pandemi Virus Corona (Covid-19).

"Saya sebagai bupati menolak sebenarnya karena kita sudah sepakat bahwasanya dengan Covid, Corona dulu kita selesaikan dulu, baru masuk tenaga asing ini," jelas Kery.

"Sehingga karena ini akan mempengaruhi kondisi daerah kami."

Halaman
1234