Ada Perubahan Pemegang Saham Aplikasi Pembayaran Digital LinkAja!
Ada perkembangan terbaru soal kepemilikan saham PT Fintek Karya Nusantara (Finarya), pengelola platform pembayaran digital LinkAja!
WARTA KOTA, PALMERAH--- Ada perkembangan terbaru soal kepemilikan saham PT Fintek Karya Nusantara (Finarya), pengelola platform pembayaran digital LinkAja!
Kepemilikan saham LinkAja! ada perubahan.
Nanti pengelola apilkasi pembayaran LinkAja! tidak hanya dimiliki badan usaha milik negara (BUMN) yang merupakan lembaga jasa keuangan.
• Total Transaksi Sementara Jual Beli Pemain di Liga Eropa, Perburuan Pemain Masih Berlangsung
CEO Finarya, Danu Wicaksana, mengatakan, hal tersebut terjadi lantaran ada tiga BUMN sektor transportasi yang juga akan ikut memiliki saham Finarya.
Mereka adalah PT Jasa Marga Tbk, PT Kereta Api Indonesia Indonesia, dan PT Angkasa Pura II.
“Komposisi penyertaan modalnya masih mirip yg awal, hanya saja sebesar 10 persen akan diberikan kepada beberapa BUMN besar yang memiliki use cases kuat untuk LinkAja! seperti KAI, Jasa Marga dan AP II,” kata Danu kepada Kontan.co.id, Jumat (14/6/2019).
• Indonesia Membutuhkan Bibit-bibit Wirausaha, Ada Penjelasan dari Bambang Brodjonegoro
Saat ini, kepemilikan Finarya masih dipegang sepenuhnya oleh PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel).
Selanjutnya, dalam rancangan awal, saham akan dibagikan kepada beberapa BUMN lain.
Sementara porsi Telkomsel akan terdilusi hingga tinggal memiliki 25 persen saja.
• China Bilang Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Menyebarkan Berita Bohong
Sisanya akan dimiliki oleh PT Bank Rakyat Indonesia Tb, PT Bank Mandiri Tb, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk masing-masing memiliki saham 20 persen.
PT Bank Tabungan Negara Tbk dan PT Pertamina masing-masing pegang tujuh persen dan PT Jiwasraya memiliki saham satu persen.
Sementara dengan masuknya Jasa Marga, KAI, dan AP II yang akan memegang 10 persen kepemilikan saham, rancangan awal tersebut akan berubah.
• Mau Dapat Bayaran dengan Syarat Ponsel Anda Dilacak?
Sayangnya, Danu enggan menjelaskan porsi kepemilikan siapa yang akan berkurang.
“Kalau soal itu biar Kementerian BUMN yang menjawab,” katanya.
Terkait hal ini, sumber Kontan.co.id bilang bahwa penyusutan kepemilikan tak akan terjadi di Telkomsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/linkaja.jpg)