Kanal

Ustadz Abdul Somad Tegaskan Sosok Pemimpin Harus Jadi Imam Shalat Jemaah

Ustadz Abdul Somad - YouTube

TOKOH agama, Ustadz Abdul Somad (UAS) dalam tausiahnya di Islamic Center Samarinda, Kalimantan Timur pada Kamis (26/7/2018) pagi, menekankan arti kehadiran pemimpin dalam shalat berjamaah.

Pemimpin harus menjadi imam, apabila tidak berhalangan.

Hal itu diceritakannya ketika dirinya diminta maju sebagai Imam Shalat Subuh Berjamaah di Islamic Center Samarinda pagi tadi.

Dirinya menolak lantaran Imam Ratib didulukan memimpin untuk menggantikan Gubernur atau pejabat turunannya karena berhalangan.

Baca: Foto Viral Ustaz Abdul Somad Ikuti Jejak TGB Dukung Jokowi 2 Periode, UAS Beri Penjelasan Khusus

"Imam Ratib, siapapun yang datang ke Masjidil Haram, mau ulama besar sakalipun, yang maju ke depan (memimpin) tetap Syekh Abdurrahman As Sudais, tetap Syekh Suud As Syuraim karena Imam Ratib," ungkapnya.

"Berkumpul kita semua, di Kabupaten, di Kota, di Provinsi Kalimantan Timur ini, maka yang paling layak menjadi imam adalah waliyyul amr, pemimpin-gubernur, gubernur yang jadi imam. Kalau gubernur tidak ada, wakil (gubernur), kalau tidak ada atau segan maju karena belum dilantik, maka diangkatlah Imam Ratib," tegasnya.

Baca: Ustaz Abdul Somad Ceramah Soal Utang, Warganet Anggap Sindir Jokowi

Ditekankannya, Imam adalah seorang yang dipilih dan dipercaya masyarakat untuk menjadi pemimpin.

Hal tersebut dibuktikannya lewat riwayat Nabi Muhammad SAW yang terus menjadi Imam shalat semasa hidupnya.

"Aslinya yang menjadi imam itu adalah pemimpin. Makanya selama Nabi Muhammad SAW masih hidup tidak ada yang maju ke depan (memimpin), kecuali atas titah baginda (Nabi Muhammad), maka majulah Sayyidina Abu Bakri Ash Siddiq Radiallahu Anh," paparnya.

Baca: Ustaz Abdul Somad Dukung 2019 Ganti Presiden, Jemaahnya Ribut

"Ketika Abu Bakar menjadi Khalifah, beliau menjadi imam. Ketika meninggal Abu Bakar Ash Siddiq, naik Sayyidina Amirul Mukminin Umar Bin Khattab menjadi imam, dan ketika itu dia mengangkat Imam Ratib untuk Shalat Tarawih bernama Ubay Bin Kaab Radiallahu Anh," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota

Berita Populer