Selasa, 7 April 2026

Pedagang Kaki Lima

PKL Swasembada Timur Akan Direlokasi Usai Pilkada DKI

Lurah Kebon Bawang Wily Hardiana menanggapi keluhan sejumlah pedagang yang berjualan di Pasar Kebon Bawang, yang diklaim masih ada pasar liar.

Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Suasana Pasar Tradisional Kebon Bawang, Jalan Swasembada Barat XVI RT 03/14, Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang terpantau sepi pada Senin (6/3/2017). 

WARTA KOTA, TANJUNG PRIOK - Lurah Kebon Bawang Wily Hardiana menanggapi keluhan sejumlah pedagang yang berjualan di Pasar Kebon Bawang, yang diklaim masih ada pasar liar, di pinggir Jalan Swasembada Timur XXI, Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Ia mengatakan, usai Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta, nantinya para Pedagang Kaki Lima (PKL) di bibir Jalan Swasembada Timur XXI, akan dipindahkan ke Pasar Kebon Bawang.

"Jadi harapannya para warga, dan tokoh-tokoh masyarakat di Kelurahan Kebon Bawang itu ya 'Pak jangan dulu deh ya (Direlokasi ke Pasar Kebon Bawang. Usai Pilkada saja' kata tokoh-tokoh masyarakat di sini. Ya kan mau tak mau saya harus ikutin dulu kemauan mereka. Jadi, tidak bisa saya ambrusin ujug-ujuh pindahkan mereka, yang ada nanti jadi amburadul," papar Wily Hardiana, Senin (6/3/2017).

Ia mengakui, apabila pihak PD Pasar Jaya pun sejak dini harus menyiapkan anggaran, perihal tenda untuk para PKL yang akan berdagang di Pasar Kebon Bawang.

Apabila direlokasi oleh PD Pasar Jaya, PKL tersebut nantinya menjadi pedagang dibawah binaan PD Pasar Jaya.

Selain itu, kata Wily Hardiana, menunggu pihak PD Pasar Jayanya itu menyiapkan anggaran untuk pasang tenda-tendanya di Pasar Kebon Bawang.

"Coba saja bayangkan, ini PKL (Swasembada Timur XXI) itu, bekas pedagang di Pasar Kebon Bawang, masa tanpa tenda," kata Wily Hardiana.

Wily Hardiana mengatakan, apabila para PKL-nya dipindah ke Pasar Kebon Bawang, nantinya  akan jadi pedagang binaan PD Pasar Jaya ya.

Karena mereka (PKL) nantinya terikat dengan kontrak sewa tempat di sana (Pasar Kebon Bawang).

Tapi, agar sama-sama enak, PD Pasar Jayanya enak, ya nanti ada perjanjian antar-mereka.

Wily pun mengklaim, pihak PD Pasar Jaya pun molor merelokasi para PKL di pinggiran Jalan Swasembada Timur XXI tersebut, disebut ada kendala di sisi dananya.

Wily Hardiana mengatakan, sebelum perjanjian ini dilakukan, pastinya PD Pasar Jaya harus menyiapkan sarana dan prasarana untuk mereka.

Jadi, tak hanya sekedar lokasinya saja. Nah berarti, PKL-PKL tersebut pasti menunggu dulu sarana dan prasarana).

"Memang, kami juga tak dapat mendesak menyediakan tenda. Pastinya, dari pihak PD Pasar Jaya menyiapkan (dana) dulu sesuai dengan ketentuan perusahaan mereka kan. Nah inilah sebenarnya kendalanya," ucap Wily.

Kepala Humas PD Pasar Jaya Muhammad Fahri belum menanggapi terkait hal tersebut.

Saat dimintakan keterangannya, ia mengaku tengah berada di ruang meeting, dan ia berjanji akan membahas hal tersebut.

Namun, hingga kini, belum ada tanggapannya kembali.

"Nanti sore saja ya gimana? Saya sekarang di ruang meeting. Nanti ya," singkat Fahri.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved