PO Bus dan Pengembang Minta Bergabung dengan JR Connexion
PO Bus yang menyatakan minatnya di antaranya Hiba Utama, Big Bird, Sinar Jaya dan Agra Mas.
WARTA KOTA, TANAH ABANG -- Kementrian Perhubungan (Menhub) baru saja meluncurkan bus Jabodetabek Residence (JR) Connexion pada 14 Februari 2017 lalu.
Pada saat diluncurkan, JR Conextion baru dilayani oleh 150 bus dari enam PO bus yang tergabung dengan melayani sekitar 20 pemukiman di Jabodetabek.
Kepala Badan Pengelola Transportasi Jakarta (BPTJ) Elly Adriani Sinaga mengatakan, usai diluncurkan, banyak PO bus dan pengembang perumahan baru yang menghubunginya, meminta untuk bergabung.
"Telepon saya selalu berdering, banyak yang kirim surat, baik PO bus maupun pengembang pada minta untuk bergabung dengan JR Connexion, ya sudah hari ini kita kumpulkan oeprator dan pengembang, istilahnya BPTJ jadi biro jodohnya," kata Elly di acara Link and Match JR Connexion di Hotel Millenium, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (28/2/2017).
BPTJ selaku regulator, kata Elly memfasilitasi pengembang dan PO bus bertemu untuk kemudian menjajaki kemungkinan PO bus yang berminat bergabung dengan JR Connexion melayani penumpang dari pemukiman di Jabodetabek.
Pengembang yang berminat rata-rata pengembang perumahan kelas menengah dan luas di antaranya Kota Jababeka Cikarang, Alam Sutra Tangerang, Kota Deltamas Cikarang, Lippo Karawaci dan Summarecon Serpong.
Elly mengatakan, di perumahan tersebut rata-rata memiliki jumlah ribuan commuter setiap harinya.
Sementara untuk PO Bus yang menyatakan minatnya di antaranya Hiba Utama, Big Bird, Sinar Jaya dan Agra Mas.
Elly mengatakan, bagi perumahan yang berminat untuk dilayani oleh Bus JR Connexion, diwajibkan untuk menyediakan halte khusus untuk tempat turun dan naik penumpang.
"Lebih baik lagi, kalau halte disediakan tempat untuk parkir sepeda, karena tipe penghuni perumahan senang naik pesepeda, jadi nanti akan parkir di halte dan kemudian naik bus ke pusat kota," kata Elly.
Sementara untuk perumahan yang telah memiliki layanan shuttle bus internal, kata Elly, nantinya akan dihapus beralih ke JR Connexion.
Owner PO Bus Alfa Omega Tranport, Onny Febriananto, yang sebelumnya menyediakan shuttle bus di Lippo Cikarang ke Blok M, Jakarta Selatan, telah melebur armada busnya ke dalam jaringan JR Connexion.
"Kita saat ini sudah ada 7 armada JR Connexion, rute tetap sama ke Blok M," kata Onny saat ditemui tempat yang sama.
Onny mengatakan tidak ada perbedaan apapun sebelum dan sesudah bergabung dengan JR Connexion, yang ada, kata dia, dirinya saat ini merasa lega lantaran armada busnya sudah mengantongi izin resmi untuk melayani penumpang di Lippo Cikarang ke Blok M.
"Sebelumnya kan izinnya masih bus pariwisata sekarang sudah bus penumpang umum," kata dia.
Sebelumnya, kata dia, Shuttle Bus Alfa Omega Lippo Cikarang-Blok M, bisa mengangkut 50 penumpang per hari dengan tarif Rp20.000.
"Kami targetkan ada peningkatkan 20 persen penumpang, saat ini tengah menunggu izin mengoperasikan sekitar 5 bus tambahan," kata dia. (M7)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20170214berita-foto-menhub-ri-hingga-sejumlah-pejabat-daerah-masuk-ke-dalam-bus-jr-connexion3_20170214_173710.jpg)