Seram! Alat Deteksi Api di Gedung Neo SOHO Tak Berfungsi
Alat deteksi api (sprinkle) di gedung Neo SOHO ternyata tak berfungsi saat kebakaran pada Rabu (9/11/2016) malam.
WARTA KOTA, GROGOL-Alat deteksi api (sprinkle) di gedung Neo SOHO, tak berfungsi saat kebakaran pada Rabu (9/11/2016) malam.
Padahal asap sempat memenuhi lantai 4 gedung tersebut.
Salah satu pekerja di foodcourt di lantai 4 gedung tersebut, Santi (25), mengatakan, dirinya sempat kaget saat asap mulai masuk ke gerai makanan tempatnya berjaga.
"Asap banyak sekali masuk. Bahkan saya sampai kesulitan melihat jalan," kata Santi kepada wartawan, termasuk Wartakotalive.com, Kamis (10/11/2016) siang.
Namun, kata Santi, tak ada satupun yang memberitahu bahwa sedang terjadi kebakaran disana.
Tak satupun satpam memberitahu. Bahkan sprinkel atau alat pendeteksi asap tak satupun yang berfungsi.
Semestinya alat itu pecah begitu terdeteksi asap, lalu menyemprotkan air.
Makanya, kata Santi, pengunjung dan dirinya hanya lekas menduga terjadi kebakaran, begitu asap makin pekat. Merekapun berhamburan kabur.
Sementara itu, salah satu pengunjung Mall Neo SOHO, Steven (35), memastikan alarm kebakaran tak berfungsi.
Sebab sesaat dirinya datang, alarm tak berbunyi. Begitupun juga dengan petugas informasi yang tidak memberikan pemberitahuan terkait peristiwa itu.
Steven baru menyadari kawasan itu terbakar setelah pegawai toko mainan tempat anaknya bermain memberitahukan kondisi mall.
Bahkan Steven baru sadar bahwa gedung itu terbakar setelah melihat beberapa orang mulai hiruk pikuk.
Pantauan Wartakotalive.com, di lantai 4 gedung tersebut, sprinkle-sprinkle yang ada masih utuh. Alat itu terletak di bagian plafon dan jumlahnya banyak. Setiap 1 atau 2 meter jarak alat itu.
GM Kawasan Area Komplek Agung Podomoro, Celvin mengakui bahwa bangunan itu telah memasuki proses finishing. Meski demikian, beberapa instalasi sudah terpasang.
"Iya sudah terpasang, termasuk instalasi springkel dan hydrant, maupun alarm," tutur Celvin kepada wartawan, Rabu (9/11) di lokasi kejadian.
Celvin enggan berkomentar mengenai tidak berfungsinya alarm kebakaran. Saat ditanya mengenai hal itu, Calvin memilih meninggalkan awak media dengan pengawal ketat sejumlah security.