Menteri Kaget Akik Kepala Banteng Harganya Rp1 Miliar
Wah ini sih harga batunya nggak kira-kira, Rp 1 miliar, senilai rumah mewah ini, kata Saleh.
WARTA KOTA, PALMERAH - Menteri Perindustrian Saleh Husin tampak kaget. Ia tampak sulit memahami, bagaimana harga sebuah batu akik bisa sedemikian mahal.
Keterkejutan Saleh itu muncul ketika melihat batu akik yang dipamerkan di lobi gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa (21/4). Sebuah batu dihargai seharga satu rumah mewah.
Batu bermotif kepala banteng dan huruf J itu dibanderol Rp 1 miliar. "Wah ini sih harga batunya nggak kira-kira, Rp 1 miliar, senilai rumah mewah ini," kata Saleh.
Batu akik miliaran rupiah itu dijajakan di stan batu mulia asal Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Saleh Husein yang didampingi Dirjen IKM Kemenperin Euis Saedah lalu mencoba mengenakan dua batu akik jenis Chalcedony.
"Bisa kurang gak nih harganya? Motifnya mah kayak lambangnya Bu Menko PMK, dan Pak Mendagri. Bu Mega sangat suka nih motif kepala banteng," kata Saleh diiringi senyum melebar.
Tentu yang ia maksudkan adalah motif kepala banteng yang merupakan lambang PDI Perjuangan, partai pimpinan Megawati Soekarnoputri. Dari PDIP pula Menko PMK Puan Maharani dan Mendagri Tjahjo Kumolo.
Kemarin, Menperin meresmikan pameran batu mulia yang diberi tajuk 'Demam Batu'. Pameran berlangsung 21-24 April 2015. Selain pameran, ada pula kontes batu, talk show, dan sertifikasi batu. Pameran yang diselenggarakan Dirjen Industri Kecil Menengah Kemenperin ini menggandeng dinas-dinas Perindustrian di daerah.
"Pameran ini terbuka untuk umum. Yang mau beli, mari belanja. Yang kolektor, ayo perbanyak koleksi. Yang pedagang, semoga laris manis," ujar Saleh berpromosi.
Menurut Dirjen IKM Euis Saedah, ajang ini diikuti 50 perajin antara lain dari Nangroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Banten, Yogyakarta, NTB, NTT hingga Maluku Utara.
Menteri Saleh menambahkan, pagelaran pameran batu mulia yang diikuti perajin batu se-Nusantara bermula dari demam batu.
"Hampir seluruh wilayah di Indonesia, di lapak-lapak jalan, baik tua atau muda bicara soal batu. Maka pameran ini saya kasih nama saja Demam Batu," ujar Saleh. (Tribunnews/kps/dtc)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20150422menteri-kaget-akik-kepala-banteng-harganya-rp-1-miliar_20150422_171517.jpg)