Yusril Kaget Terpilih Sebagai Aktor Terbaik di Madrid
Yusril Ihza Mahendra kaget terpilih sebagai aktor terbaik di perhelatan Madrid International Film Festival 2014 di Spanyol.
Penulis: Ign Agung Nugroho |
WARTA KOTA, TANGERANG - Pakar hukum Yusril Ihza Mahendra (58), mengaku sempat kaget saat mendapat kabar, namanya masuk sebagai salah satu nomine, dan akhirnya terpilih sebagai aktor terbaik di perhelatan Madrid International Film Festival 2014 di Spanyol.
"Kaget juga, soalnya saya nggak ngerti beginian. Saya konsultasi sama Anwar Fuady (aktor). Dia malah bilang, kamu sih main film nggak bilang-bilang. Pergi lah (ke Spanyol), saya sudah umur 50 tahun, main film nggak pernah dapat penghargaan begini," cerita Yusril ditemui Terminal 2 D, Bandara Soekarno-Hatta, Kamis,(31/7/2014) malam.
Semalam, mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia ini tiba di Tanah Air, setelah beberapa waktu lalu terbang ke negeri Matador, untuk menghadiri Madrid International Film Festival 2014.
Dalam ajang tersebut, lewat film drama kolosal yang dibintanginya, berjudul Laksamana Cheng Ho (Legend of the East), Yusril terpilih sebagai aktor terbaik, dan menyabet penghargaan sebagai Best Lead Actor in Foreign Language Film atau Aktor Berbahasa Asing Terbaik Tahun 2014.
Dalam ajang penghargaan bagi aktor dan sineas film yang digelar untuk ketiga kalinya itu, nama Yusril masuk sebagai nomine bersama para aktor internasional, seperti Salome Demuria (Cholchu), Emanuele Cerman (In The Name of Satan), Juan Carlos Montoya (The Knife of Don Juan), Masayuki Deai (Dreams and Illusions), Frederic Landenberg (Sam), dan Alberto Bucco (Venis is Saved).
Yusril menuturkan, dalam ajang tersebut, film Laksamana Cheng Ho yang disutradarai oleh Nirattisai Kaljareuk - sutradara asal Thailand - itu berhasil lolos seleksi dari 2500 film dari banyak negara.
"Menurut informasi yang saya dapat film ini terpilih, karena kisahnya film menarik, sejarahnya sekitar 600 tahun lalu, namun masih ada relevansi dengan jaman sekarang," katanya.
Apakah ada keinginan main film lagi? "Saya bukan aktor profesional, saya juga belum tahu apakah mau film lagi atau tidak saya belum kepikiran. Saya lihat perkembangan sesudah ini, atau jadi produser film lihat nanti. Karena hidup harus ada variasi," kata Yusril.