Leusure
Sensasi Pedas-Asam Masakan Thailand
Restoran Tomtom, Grand Indonesia, sup tomyam yang ditawarkan agak berbeda. Anda patut mencobanya.
Penulis: Vini Rizki Amelia |
WARTA KOTA, JAKARTA
Masakan Thailand terkenal dengan bumbu rempah yang kuat dan lezat. Sekali mencicipinya, Anda akan ketagihan, ingin menyantapnya lagi dan lagi.
Sup tomyam masakan khas Thailand. Banyak restoran menawarkan menu ini. Tapi, di Restoran Tomtom, Grand Indonesia, sup tomyam yang ditawarkan agak berbeda. Anda patut mencobanya.
Biasanya dalam semangkuk tomyam terdapat bumbu-bumbu yang terlihat jelas, seperti irisan batang sereh dan daun ketumbar. Tapi Tomtom menyajikan tomyam seafood tak terlihat bumbu-bumbunya. Meski begitu, kuah merah pedas berpadu dengan asam segar tetap josss.
“Iya memang biasanya tomyam di restoran lain memasukkan semua rempah-rempahnya saat penyajian.Sedangkan kami tidak demikian agar konsumen bisa nyaman saat makan. Rempah-rempah kami pakai saat proses pembuatannya saja, begitu disajikan, rempah-rempah kami angkat,” ucap Eric Jethrokusumo, pemilik Tomtom, saat ditemui di restorannya, Selasa (8/4).
Masakan Thailand agak mirip dengan Indonesia yang juga kaya rempah. Namun, pedas dan asam menjadi ciri utama rasa masakan Thailand. Coba saja Lap Kai. Makanan yang terbuat dari daging ayam cincang berisi sayuran segar.
“Lap kai memang lagi nge-tren juga di Thailand, bisa dibilang lap kai adalah lalapannya orang Thailand, karena selain segar, menu ini juga berisi buncis mentah. Ya sama dengan orang Indonesia kalau makan lalapan,” kata Eric.
Jika restoran lain menawarkan salad mangga, Tomtom justru ingin tampil beda. Restoran itu menyuguhkan salad pepaya alias som tam. “Som tam menu dari pepaya muda yang kami olah menjadi salad, rasanya segar dan ini juga menu kami yang berbeda dari restoran Thailand lainnya,” ujarnya.
Honey garlic crispy chicken juga menjadi andalan Tomtom. Eric mengatakan, menu itu biasa dikunyahnya saat menimba ilmu di Amerika Serikat (AS). “Ini menu ayam pakai saus madu, di atasnya daun kemangi. Waktu saya sekolah di US (United States of Amerika/AS—Red), makanan ini terkenal sekali, makanya saya coba angkat di sini dan ternyata sukses,” katanya lagi.
Diakui KedubesThailand
Menu-menu masakan di Restoran Tomtom, menurut Eric, disesuaikan dengan lidah orang Indonesia. Tapi, bukan berarti masakan itu jadi masakan dengan rasa Indonesia. Tetapi, rasa khas Thailand yang pedas dan asam segar tetap menonjol.
“Ada penyesuaian tetapi sedikit, kami ingin tetap mempertahankan keotentikannya. Terbukti, kami dapat pengakuan dari Kedutaan Besar Thailand di Indonesia bahwa walaupun rasanya disesuaikan dengan lidah Indonesia tetapi tetap cocok dengan lidah orang Thailand,” kata Eric.
Kelezatan masakan di Tomtom berkat kepiawaian kokinya. Apalagi, orang Thailand sendiri yang mengolah masakannya. “Kami pakai chef asli orang Thailand, sudah sejak tahun 1990 kami pakai chef ini sampai sekarang, makanya rasanya berani diadu dengan makanan Thailand,” tutur Eric.
Warta Kota Cetak