Rabu, 8 April 2026

Dua Mahasiswa Mapala Teknik Sipil Undip Terseret Air Bah

Dua mahasiswa Teknik Sipil Universitas Diponegoro (Undip) Nur Faizin (22) asal Tangerang dan Hariri (21) asal Banyumanik terseret air bah di sungai Gua Kiskendo, Kendal pada Minggu (10/3) petang.

|

Laporan wartawan Wartakotalive.com, Bakti Buwono

Kendal, Wartakotalive.com

Dua mahasiswa Teknik Sipil Universitas Diponegoro (Undip) Nur Faizin (22) asal Tangerang dan Hariri (21) asal Banyumanik terseret air bah di sungai Gua Kiskendo, Kendal pada Minggu (10/3) petang. Keduanya, terseret saat melakukan survey untuk lokasi kegiatan alam bebas.

"Jadi di hulu sungai yang di gunung hujan deras, tapi di lokasi survey (Gua Kiskendo) cerah. Para mahasiswa tidak tahu, tiba-tiba ada banjir (kiriman)," kata seorang anggota tim Search and Rescue (SAR) Jawa Tengah Feri saat dikonfirmasi.

Informasi yang dihimpunnya menyebut bahwa ada sekitar 20 Mahasiwa Pencinta Alam Teknik Sipil (Mapateksi) Undip yang melakukan survey di Gua Kiskendo. Saat keluar gua, tiba-tiba ada air bah kiriman dari gunung. Dua orang terseret entah keluar gua atau ke dalam gua, sisanya selamat.

Pencarian untuk sementara dihentikan. Semua tim pencari akan melanjutkan pencarian mulai pukul 06.00 besok. Tim gabungan terdiri atas SAR Jateng, BPBD Kendal, TNI dan sebagainya.

Informasi yang dihimpun bahwa ada beberapa mahasiswa yang melakukan lokasi untuk kegiatan mapala. Survey yang dilakukan di gua dilakukan sekitar empat orang, saat menyeberang sungai mendadak air bah. Dua orang terseret dan hilang.

Mereka melakukan survey di Gua Kiskendo, Desa Trayu, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved