Jumat, 10 April 2026

Ratusan Burung Bangau Mati Misterius

Ratusan ekor burung bangau ditemukan tewas secara misterius di distrik Muktsar, negara bagian Punjab, India, Senin (3/9).

|

New Delhi, Wartakotalive.com

Ratusan ekor burung bangau ditemukan tewas secara misterius di distrik Muktsar, negara bagian Punjab, India, Senin (3/9/2012).

Para bangau itu bersarang di distrik Pakki, desa Tibbi selama bertahun-tahun. Namun baru kali ini terjadi insiden kematian masal seperti itu, para pejabat pemerintah setempat menduga burung-burung itu tewas akibat pestisida dalam sungai.

"Kemungkinan kematian akibat pestisida yang digunakan oleh para petani," ujar seorang pejabat pemerintah setempat tanpa mau disebutkan namanya, seperti diwartakan Tribunnews yang mengutip Upi.com.

Seorang warga setempat mengatakan, sekitar seratus dari ribuan ekor burung bangau yang bersarang di dekat rumahnya, jatuh sakit pada sepekan lalu. Dan satu persatu mereka tewas secara mengenaskan.

Saat ini petugas margasatwa setempat tengah menyelidiki insiden itu. "Hanya berdasarkan hasil pemeriksaan post-mortem dapat diketahui sebab kematian mereka," ujar Kepala Margasatwa setempat, Kulwant Singh.

Sementara berita yang dilansir Times of India mengutip Hemant Kumar, seorang petugas Ferozepur Range, menduga kemungkinan yang sama, yakni kandungan pestisida yang berlebihan di sumber-sumber air yang disambangi burung bangau.

Dampak buruk pestisida terhadap unggas bukan barang baru di dunia, karena sudah menjadi perhatian sejak tahun 1962 saat majalan The New Yorker menerbitkan artikel bersambung bertajuk Silent Spring, yang ditulis oleh Houghton Mifflin. Istilah ini kemudian juga menjadi judul buku yang ditulis Rachel Carson, yang diterbitkan oleh Houghton Mifflin.

Buku ini bercerita tentang dampak buruk pestisida bagi lingkungan hidup. Carson mendapat inspirasi dari peristiwa yang terjadi di Boston tahun 1958, saat burung-burung di sebuah kawasan mati setelah penyemprotan DDT. BK /  AV

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved