Kriminalitas
Polisi Masih Dalami Penggerebekan Markas Maling Motor di Jakarta Timur, Baru 2 Orang
Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur masih dalami penggerebekan markas pelaku pencurian sepeda motor di Waduk Waru, Ciracas, Jakarta Timur.
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTAKOTALIVE.COM, CIRACAS - Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur masih mendalami penggerebekan markas pelaku pencurian sepeda motor di Waduk Waru, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.
Kanit Resmob Polres Metro Jakarta Timur, Iptu Bayu menerangkan, pelaku tawuran yang menbawa kunci letter T hanya satu orang saja.
"Kalau pelaku yang terlibat dalam dugaan pencurian sepeda motor itu ada dua orang," ujar Bayu, Selasa (26/8/2025).
Bayu melanjutkan, pihaknya masih mendalami keterangan pelaku terkair barang bukti sejumlah sepeda motor akan dikirim atau dijual ke mana saja.
Ia juga masih terus menggali identitas kendaraan yang plat nomor tak sesuai karena sudah diganti oleh para pelaku pencurian sepeda motor.
"Masyarakat yang merasa pernah kehilangan sepeda motor boleh datang ke lokasi untuk cek langsung," tegasnya.
Baca juga: Strategi Pelaku Curanmor Kelabui Warga Waduk Waru Jaktim, Buka Bengkel Setahun Terakhir
Bayu menyarankan agar masyarakat yang datang ke Polres Metro Jakarta Timur membawa surat-surat lengkap guna memastikan sebagai pemiliknya.
"Masyarakat juga harus berhati-hati saat parkirkan kendaraannya dengan menambah kunci ganda," terangnya.
Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Timur mengamankan tujuh unit roda dua dari rumah kontrakan yang dijadikan markas tempat pencurian sepeda motor di Waduk Waru RT 19/06, Kelurahan Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Minggu (24/8/2025).
Kanit Resmob Polres Metro Jakarta Timur, Iptu Bayu menjelaskan, awalnya Tim Patroli Perintis Presisi mendapatkam informasi adanya sekelompok remaja yang ingin lakukan tawuran.
Dari pelaku tawuran itu, kata Bayu, anggota patroli mendapati barang bukti senjata tajam, celurit, colok, cocor bebek dan kunci letter T.
"Dapat kabar itu, kami lanjut gabung dengan gabung dengan tim patroli, kami lalukan pemeriksaan kepada semua yang diamankan," ucapnya, Senin (25/8/2025)
Ketua RT 19, Supangat menceritakan, peristiwa pencurian sepeda motor yang dilakukan oleh pelaku tidak pernah terjadi di lingkungannya.
"Menurut cerita dari anggota yang datang ke sini, itu ada remaja yang disinyalir mau tawuran, Setelah dicegat, diinterogasi, terus digeledah tasnya, ternyata di dalam tas itu ada kunci letter T," kata Supangat, Senin (25/8/2025).
Pria yang kenakan topi floppy itu menerangkan, dari penemuan kunci Letter T tersebut, pihak kepolisian melakukan pendalaman dan mencecar keterangan pelaku.
Kata Supangat, barang bukti berupa kunci letter T adalah salah satu ciri khas dari pelaku pencuri sepeda motor setiap kali beraksi.
"Tidak digunakan untuk yang lain, kecuali untuk curanmor. Jadi, anggota menggeledah itu setelah ada curanmor, dan juga senjata tajam yang ditemukan ya, bukan hanya letter T, ada sajam juga disitu, sehingga anak itu diamankan," ucapnya.
Menurut Supangat, ketika mengaku pernah mencuri sepeda motor, pihak kepolisian meminta agar tunjukan tempat penyimpanan barang bukti.
Pelaku berjumlah sekira tiga orang langsung dibawa ke rumah kontrakan di dekat Waduk Waru, Ciracas, Jakarta Timur sekira pukul 05.30 WIB.
"Nah, terus dia meluncur kemari, dan saya juga masih tidur, dibangunkan oleh anggota, dan memang harusnya seperti itu. Jadi, kita yang dituakan di lingkungan itu, tahulah. Alhamdulillah, terima kasih Pak polisi sudah memberi tahu kejadian itu," tuturnya.
Baca juga: Aksi Curanmor di Perumahan Wisma Jaya Bekasi Diduga Pakai Senjata Api, Polisi Kerahkan Tim Buser
Di dalam rumah kontrakan, polisi menemukan sekira tujuh sepeda motor dan menggeledah seisi rumah tersebut.
Selain sepeda motor, pihak kepolisian diakui Supangat menemukan sejumlah kunci letter dan plat nomor.
"Plat nomor itu banyak sekali, entah hitungnya berapa, kita enggak hitung, tapi banyak sekali memang plat nomor. Sehingga motor-motor itu dibawa langsung oleh polisi, ada yang tidak bisa, yang kunci motornya tidak ada, sehingga ini ya dipaksa juga akhirnya bisa digotong oleh polisi kendepannya, hingga sampai ke truk muatan," imbuhnya. (m26)
Baca Wartakotalive.com berita lainnya di Google News
Dapatkan informasi lain dari WartaKotaLive.Com lewat WhatsApp : di sini
Pemulung di Tangerang Selatan Ditangkap Polisi, Diduga Bawa Pergi Anak Perempuan di Bawah Umur |
![]() |
---|
Pelaku Pencabulan di Bekasi Ditangkap Usai 2 Tahun Buron, Begini Klarifikasi Polisi |
![]() |
---|
Guru Cabul di Bekasi Jabar Diduga Melakukan Pelecehan Seksual terhadap Siswinya Lebih dari Satu Kali |
![]() |
---|
Guru Olahraga di Bekasi Diduga Berulang Kali Lecehkan Siswi, Terakhir di Ruang OSIS |
![]() |
---|
Guru Cabul SMP Negeri di Bekasi Ditetapkan sebagai Tersangka Pelecehan Seksual terhadap Siswinya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.