Sabtu, 11 April 2026

Berita Jakarta

Sosok Bos Bank BUMN yang Diculik dan Dibunuh di Pasar Rebo ​​​​​​​​​​

Salah satu Bos Bank BUMN itu terekam CCTV diculik di parkiran supermarket di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (20/8/2025) sore.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Desy Selviany
Warta Kota
PEMBUNUHAN - Jenazah Kepala Kantor Cabang Perwakilan (KCP) Bank BUMN di Desa Cilangkara, Serang Baru, Cikarang, Kabupaten Bekasi pada Kamis (21/8/2025). Sebelum ditemukan tewas, korban diketahui diculik ketika berada di area parkir Lotte Mart Pasar Rebo, Jakarta Timur pada Rabu (20/8/2025). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Miftahul Munir

WARTAKOTALIVE.COM, KRAMAT JATI - Netizen digegerkan dengan penculikan dan pembunuhan bos sebuah Bank BUMN di Jakarta Timur. 

Salah satu Bos Bank BUMN itu terekam CCTV diculik di parkiran supermarket di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (20/8/2025) sore.

Kemudian korban ditemukan di Desa Cilangkara, Serang Baru, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Kamis (21/8/2025) dalam kondisi sudah meninggal dunia. 

Posisi korban yang memiliki jabatan mentereng pun menjadi pertanyaan alasan penculikan

Polisi pun hingga kini masih memburu otak penculikan dan pembunuhan dan mendalami motif kejahatan tersebut. 

Lalu siapakah sosok Bos Bank BUMN yang diculik dan dibunuh?

Sosok itu merupakan Mohammad Ilham Pradita.

Mohammad Ilham Pradita ternyata menjabat sebagai Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) sebuah Bank BUMN di Cempaka Mas, Kemayoran, Jakarta Pusat. 

Keluarga korban pun mengungkapkan sosok Ilham Pradita yang dikenal tidak memiliki musuh. 

Baca juga: Detik-detik Penculikan Kepala KCP Bank BUMN, Korban Melawan Sebelum Dipaksa Masuk ke Mobil Pelaku

Namun adik ipar korban, Intania Rizky Utami menduga kakak iparnya telah dibuntuti terlebih dahulu oleh para pelaku sebelum diculik menggunakan kendaraan mobil putih.

"Karena posisi mobil pelaku ada di sebelah mobil pelaku. Pada saat itu bersama pimpinannya, karena memang masing-masing bawa kendaraan," katanya di RS Polri Kramat Jati, Kamis.

Menurut Intan, selama masa hidup korban tidak memiliki musuh dan tak pernah cerita ada masalah yang mengancam nyawa.

Pernyataan itu diakui Intan sudah terkonfirmasi oleh beberapa temannya yang menegaskan korban orang baik dan tak pernah punya musuh.

"Kalau lihat dari rekaman CCTV sepi ya di lokasi. Enggak ada pamit apa-apa sih karena posisi dalam kondisi kerja," tuturnya.

 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved