Minggu, 3 Mei 2026

Kabar Duka

Kehamilan 4 Bulan Mpok Alpa Divonis Kanker, Pilih Selamatkan Anak Kembarnya

Mpok Alpa bisa menyelamatkan dirinya, namun anak kembarnya akan lahir cacat karena harus kemoterapi saat sedang hamil.

Tayang:
Warta Kota/Yulianto
PEMAKAMAN MPOK ALPA - Suasana pemakaman komedian Nina Carolina atau lebih dikenal Mpok Alpa di Pemakaman Persari, Jakarta Selatan, Jumat (15/8/2025). Mpok Alpa lebih memilih selamatkam anak kembarnya 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Mendiang Mpok Alpa meninggal dunia usai berjuang melawan kanker payudara, pada Jumat (15/8/2025) di RS Dharmais, Jakarta Barat.

Mpok Alpa divonis mengidap kanker payudara sejak mengandung anak kembarnya di tahun 2024, tepatnya saat usia kandungannya baru empat bulan.

Kanker payudara adalah jenis kanker yang tumbuh pada sel-sel payudara. 

Kondisi ini terjadi ketika sel-sel payudara tumbuh secara tidak terkendali dan membentuk tumor. 

Jika tidak ditangani, tumor ini dapat menyebar ke bagian tubuh lain.

Youtuber dan pengusaha John LBF menyampaikan dirinya mendapatkan informasi yang bikin terenyuh, dari suami Mpok Alpa soal perjuangan sang komedian saat melawan kanker payudaranya. 

"Saya dapat kabar usia kandungan empat bulan, mpok divonis kanker payudara. Dia dihadapkan dengan dua pilihan, hidup dan mati," kata John LBF ketika ditemui di rumah duka, di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan, Senin (18/8/2025) malam.

BIAYA PENDIDIKAN - Pengusaha John LBF memberikan bantuan beasiswa pendidikan buat anak mendiang Mpok Alpa lewat sang suami Aji Darmaji, Senin (18/8/2025)
BIAYA PENDIDIKAN - Pengusaha John LBF memberikan bantuan beasiswa pendidikan buat anak mendiang Mpok Alpa lewat sang suami Aji Darmaji, Senin (18/8/2025) (Wartakotalive/Arie Puji Waluyo)

John menceritakan dua pilihan dari dokter adalah Mpok Alpa bisa menyelamatkan dirinya, namun anak kembarnya akan lahir cacat karena harus kemoterapi saat sedang hamil.

"Pilihan kedua anak-anak bisa lahir selamat tapi mpok Alpanya yang kemungkinan tidak selamat," ucapnya.

Baca juga: John LBF Punya Utang Budi, Kini Siap Beri Beasiswa untuk Anak Pertama Mpok Alpa

"Tapi apa? Mpok Alpa memilih untuk menyelamatkan anak-anaknya ketimbang menyembuhkan dirinya dari kanker yang masih stadium satu itu," tambahnya.

John mengakui kalau suami Mpok Alpa, Aji Darmaji sudah ikhlas jika kehilangan anak-anak yang masih berada di dalam kandungan. Karena yakin masih bisa mendapatkan keturunan lagi.

"Tapi mulianya Mpok Alpa sebagai ibu, dia memilih mau melahirkan anak-anaknya dengan selamat. Dia tidak memikirkan dirinya sendiri makanya tidak melakukan kemoterapi saat masih mengandung," jelasnya.

"Jadi Mpok Alpa sebenarnya sudah ada feeling lah hidupnya gak lama lagi dengan ucapan dokter tersebut," sambungnya.

Dari Mpok Alpa, John LBF belajar tentang bagaimana perjuangan seorang ibu, yang rela melakukan apapun demi anaknya tercinta.

"Saya usia 40 tahun masih didampingi orang tua. Ini bentuk perjuangan Mpok Alpa untuk anak-anaknya," ujar John LBF.

Baca juga: Iis Dahlia Copot Kutek dan Bulu Mata Mpok Alpa Sebelum Meninggal Dunia

Aji Darmaji alias Idung membenarkan pernyataan John LBF.

Ia mengakui kalau istrinya, Mpok Alpa tidak langsung melakukan kemoterapi ketika mengetahui mengidap kanker payudara stadium awal.

Mpok Alpa memilih fokus pada kehamilannya sampai melahirkan anak kembar mereka bernama Raffi dan Raffa.

"Habis lahiran baru sepenuhnya kemoterapi," tegas Aji Darmaji

Pesan terakhir Mpok Alpa

Terkait pesan terakhir Mpok Alpa terhadap sang suami, Aji Darmaji alias Idung, akhirnya terungkap.

Menurut Idung, sang istri yang sibuk menjadi host di acara FYP Trans 7 bersama Raffi Ahmad dan Irfan Hakim, sempat teringat soal masa depan anak-anak.

Mpok Alpa menyampaikan pesan untuk anak-anak kepada sang suami.

Pesan itu disampaikan Mpok Alpa saat masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta Barat.

Baca juga: Kisah Kebaikan Mpok Alpa yang Dikenang Tetangga, Wakaf Mobil Ambulans hingga Sering Berbagi Rejeki

Diceritakan Idung usai tiga hari kematian Mpok Alpa, wanita kelahiran 12 Maret 1987 ini, sudah menitipkan keempat anaknya dalam pengasuhan suami.

Seolah sudah siap untuk berpulang, Mpok Alpa ingatkan suaminya soal jatah susu untuk si kembar.

Komedian bernama lengkap Nina Carolina ini, baru saja melahirkan bayi kembar laki-laki yang diberi nama Raffi Ahmad Darmadina dan Raffa Ahmad Darmadina pada 7 Oktober 2024.

Kini usia bayi kembar Mpok Alpa dan Idung hampir genap satu tahun, namun harus kehilangan peran ibu.

Pasca sepeninggal Mpok Alpa, Idung diminta untuk lebih telaten mengurus anak kembarnya termasuk memperhatikan soal jatah susu.

Mpok Alpa tak ingin bayi kembarnya kehabisan stok susu.

"Jangan lupa susu si kembar, jangan sampai kehabisan. Karena si kembar susunya kuat nih. Kita beli sekardus seminggu udah habis," cerita Idung, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Senin (18/8/2025).

Obrolan soal anak selalu terlontar dari mulut Mpok Alpa sebelum menghembuskan napas terakhir.

"Selalu anak, mau meninggal itu ngomonginnya anak," timpalnya.

Tidak hanya kepada putra kembarnya, Mpok Alpa juga menitipan pesan kepada Idung terkait tanggung jawab pendidikan anak.

"Pesannya ya jaga anak-anak, dari pendidikannya 'biar tinggi tinggi sekolah, sayangin anak-anak'. Pokoknya anak-anak udah tanggung jawab papa," tegas Idung menirukan Mpok Alpa.

Usai memberikan pesan terakhir itu, Mpok Alpa akhirnya meninggal dunia tepat pada hari Jumat.

Rupanya meninggal di hari Jumat sudah menjadi keinginannya sejak lama.

Diungkap sang suami,  Mpok Alpa pernah mengikuti pengajian dan teringat ceramah ustaz soal kematian.

"Dia pernah ngikut pengajian 'Pah kalau kata Pak Ustaz hadist Nabi katanya kalau orang menggal hari Jumat itu tanpa pertanyaan'," ungkap Idung.

Kemudian Mpok Alpa disebut sempat berucap memiliki keinginan meninggal dunia di hari Jumat.

Idung pun tak menyangka keinginan istrinya tersebut dikabulkan oleh Tuhan.

"Kalau kayak gitu Mamah meninggal di hari Jumat aja ya Pah biar enak lebih gampang, katanya gitu."

"Nah itu diijabah doanya meninggal di hari Jumat, jam delapan sekian," ujar ayah empat anak itu. 

Pada detik-detik sebelum Mpok Alpa meninggal, sang komedian mengeluh susah tidur rebahan dan sulit berpnapas.

Sehingga posisi tidurnya berubah menjadi duduk.

"(Mpok Alpa) bilang, 'Pah ini (selang oksigen) copotin ya, mama nggak kuat napasnya udah di sini (tenggorokan)'," ungkap Aji.

"Malamnya jam 2 dia tidur di meja makan di rumah sakit," sambungnya.

Mpok Alpa sempat minta suaminya untuk tidur di sampingnya.

Tak cuma itu saja, Idung mengaku ada perubahan pada tubuh sang istri. Yakni berubah menjadi lebih dingin dari biasanya.

"Suruh tidur di sampingnya, 'jangan ini sempit, usapin aja ya'," terang Aji.

"Udah dingin makin ke mari makin sini dinginnya."

"Habis Subuh ke kaki tuh udah mulai dingin, udah mulai gelisah," paparnya.

Hingga Aji memanggil perawat rumah sakit lantaran Mpok Alpa sudah merasa sesak napas.

Lalu, Mpok Alpa mengembuskan napas terakhir pada pukul 08.31 WIB.

Aji Darmaji dengan setia mendampingi dan menuntun sang istri untuk mengucapkan kalimat syahadat.

Ia memeluk Mpok Alpa dan membisikkan kalimat "Laa ilaaha illallah" di telinganya.

Setelah mengucapkan lafaz Allah, ibu empat anak itu pun mengembuskan napas terakhirnya di dalam pelukan sang suami.

"Akhirnya diganti alat tuh sama suster oksigen yang paling besar," ujarnya.

"Udah mulai jam 8 nyopotin oksigen sendiri, kita selimutin udah dibuangi sama dia," imbuhnya.

"Peluk aja, 'ikutin ya cuma sampai Laa ilaaha illallah cuma sampai Allah' udah habis," bebernya lagi. (*)


Baca berita WartaKotalive.com lainnya di Google News 

Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaYZ6CQFsn0dfcPLvk09

 

 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved