Mpok Alpa Meninggal
Mpok Alpa Wariskan Asisten Urus Anak Kembar, Divonis Kanker Payudara saat Hamil 4 Bulan
Prrsenter kocak Mpok Alpa telah tiada, kini sang asisten Tika mendapat tugas berat. Dia harus mengurus dua anak kembar almarhum.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Tika, asisten almarhum presenter kocak Mpok Alpa, akhirnya mengungkap semua cerita duka.
Seperti diketahui, Mpok Alpa wafat, Jumat (15/8/2025) pagi WIB.
Dia dimakamkan di TPU Kujaran, tak jauh dari rumahnya di Ciganjur, Jakarta Selatan.
Wanita berusia 38 tahun iyu wafat akibat kanker payudara yang diderita.
Kanker payudara adalah jenis kanker yang berkembang pada sel-sel payudara. Biasanya dimulai dari saluran susu atau lobulus (kelenjar penghasil susu).
Baca juga: Kondisi Suami Mpok Alpa yang Drop dan Pingsan Berkali-kali, Kini Diungkap Denny Cagur
Sel-sel kanker ini tumbuh tidak terkendali dan dapat menyebar ke jaringan payudara lain, bahkan ke bagian tubuh lain.
Publik terkejut, karena Mpok Alpa cukup lama menyembunyikan soal kondisinya. Dia selalu ceria saat tampil di acara FYP.
Namun di balik keceriaan itu, Mpok Alpa menyimpan rasa bingung yang luar biasa, terutama berkait nasib kedua putra kembarnya, Raffi Ahmad Darmadina dan Raffa Ahmad Darmadina.
Akhirnya, jelang ajal, Mpok Alpa menitipkan wasiat pada sang asisten, Tika.
Sebagai asisten yang dipercaya Mpok Alpa, Tika diberi amanah oleh sahabat Raffi Ahmad itu untuk menjaga anak-anaknya.
Tika pun yakin dirinya dapat melaksanakan wasiat Mpok Alpa.
Baca juga: Air Mata Anwar BAB Merintik di TPU Tanah Wakaf Kujaran, Mengingati Kenangan Indah bersama Mpok Alpa
"Insyaallah saya bisa. Beliau nitip anak-anaknya," ujarnya dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Sabtu (16/8/2025)..
"Terus ada lah, ada beberapa yang nggak bisa saya sebut di depan kamera," imbuhnya.
"Ada beberapa amanat beliau yang memang harus wajib saya jalanin," tambah Tika.
Merasakan kebaikan Mpok Alpa yang begitu besar, Tika bertekad untuk bisa melakukan apa yang sudah diamanahkan oleh ibu empat anak itu.
Baca juga: Jenazah Mpok Alpa Dimakamkan, Billy Syahputra Ikut Turun ke Liang Lahat dan Bantu Penguburan
"Tapi saya yakin saya bisa, karena beliau itu sama saya baiknya luar biasa," kata Tika dikutip dari Tribunnews.com.
Lebih lanjut, Tika mengungkap, Mpok Alpa kerap berujar ingin berpulang di hari Jumat.
"Dia itu selalu pengin meninggal di hari Jumat," ujarnya.
"Dia selalu bilang begitu, 'Tika kalau memang Allah sayang sama gua, dan umur gua nggak panjang, gua pengin Allah ambil gua, bawa gua pulang itu di hari Jumat," papar Tika.
Mendengar ucapan Mpok Alpa, Tika berusaha menenangkan artis kelahiran 12 Maret 1987 itu setiap kali membahas soal kematian.
Ia juga selalu memberi semangat kepada Mpok Alpa agar bisa sembuh dari sakitnya.
"Tapi karena kan karena kita ini ya (tidak mau berburuk sangka), 'ibu jangan ngomong begitu', kita selalu minta istighfar," katanya.
"'Sehat kok', saya selalu begitu," ucap Tika kala menenangkan Mpok Alpa.
Tika, pun blak-blakan menceritakan bagaimana awal mula Mpok Alpa mengidap kanker.
Tika menjelaskan bahwa Mpok Alpa divonis kanker oleh dokter ketika dia sedang hamil empat bulan.
Saat dokter mengatakan ada kanker bersarang di payudaranya, Mpok Alpa tetap berusaha tegar dan yakin bisa sembuh.
Pilihan berat muncul saat Mpok Alpa mau melahirkan.
Dia diminta dokter untuk memilih selamatkan nyawa sendiri, atau memberikan kehidupan pada anaknya.
"Dan pas mau melahirkan, itu dia disuruh pilih sama dokter, mau pilih anak atau ibunya ?" cerita Tika.
Saat galau menghadapi dilema itu, Mpok Alpa memilih melahirkan anak kembarnya
"Beliau bilang, 'selametin anak saya', dia bilang begitu," sambung Tika.
Tika juga menceritakan bahwa sebelum Mpok Alpa divonis kanker saat hamil 4 bulan, Mpok Alpa sudah mengalami gejala.
Namun, Mpok Alpa tidak menyadari kalau itu adalah kanker payudara.
"Sebenarnya memang sebelum hamil pun, memang dia sering ngeluh. 'Tika di sini gua ada benjolan apaan ya ?,' gitu kan," kata Tika.
"Saya sebagai perempuan selalu bilang, periksa, jangan disepelein kita perempuan loh saya selalu bilang begitu," ujarnya.
"'Tapi enggak ah gua takut entar kalau misalnya dikasih tahu sama dokter gua begini-begini, entar gua kepikiran, entar gua enggak mau kerja, entar gua begini, entar gua begitu'," lanjut Tika.
"Saya bilang, 'oke, sekarang senyamannya aja enaknya gimana, tapi kalau ada apa-apa bilang. Karena kalau enggak kayak gitu, dia diam aja. Jadi kan kalau ada apa-apa dia itu kan diam aja enggak mau gimana-gimana, ya termasuk si penyakit ini," ungkapnya.
Terpisah, dokter onkologi, Dr. dr. Andhika Rachman, menjelaskan bahwa kanker saat hamil adalah kondisi yang sangat kompleks dan memerlukan penanganan khusus.
Kanker merupakan istilah untuk penyakit akibat pertumbuhan sel yang tidak normal dan tidak terkendali.
Penyakit ini bisa menyerang hampir seluruh bagian tubuh manusia, dengan berbagai jenis dan sejenis.
Ia menjelaskan bahwa kehamilan menyebabkan perubahan besar dalam tubuh wanita, seperti peningkatan kadar hormon, perubahan metabolisme, dan sistem imun yang menyesuaikan.
Pada beberapa jenis kanker, terutama yang sensitif terhadap hormon, perubahan ini dapat mempercepat pertumbuhan sel kanker.
“Kanker saat hamil juga membatasi pilihan pengobatan yang aman untuk janin,” ujar dr. Andhika kepada Tribunnews.com, Jumat (15/8/2025).
Karena itu, jika seseorang telah terdiagnosis kanker, umumnya dokter tidak merekomendasikan kehamilan.
Ketika sudah melahirkan pun, Mpok Alpa tidak diperbolehkan memberikan ASI kepada anak kembarnya.
"Memang dari awal setelah beliau divonis kanker itu memang dokter bilang enggak bisa buat ASI," katanya.
Namun, Mpok Alpa seperti berusaha memberi ASI kepada anak-anaknya di depan publik.
Meski begitu, Tika membongkar fakta bahwa Mpok Alpa sama sekali tidak memberikan ASI-nya.
Karena pada saat itu dia masih merahasiakan kanker yang diidapnya di depan publik.
"Bukan berniat untuk membohongi publik. Tapi kan pada saat itu beliau belum siap buat ngomong yang sebenarnya.
"Dan itu ya enggak sama sekali, kalau ASI enggak sama sekali. Karena kan, ya gimana dong, iya kan? Emang gak boleh, daripada bahaya buat si bayi kan ?," sambung Tika.
Kabar meninggalnya Mpok Alpa pertama kali diketahui melalui unggahan Raffi Ahmad lewat akun Instagram pribadinya @raffinagita1717.
Raffi Ahmad mengunggah potret saat dirinya dan Irfan Hakim menjenguk Mpok Alpa yang sedang terbaring di kasur rumah sakit.
Dalam foto yang diunggah, Mpok Alpa masih tersenyum sambil menatap Raffi dan Irfan Hakim. Mpok Alpa tampak berambut pendek.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kehilanganmu begitu terasa, sahabat," tulis Raffi Ahmad dalam keterangan unggahan, dikutip Jumat (15/8/2025).
Raffi Ahmad pun berdoa almarhumah Mpok Alpa ditempatkan di tempat terbaik di sisi Tuhan.
"Semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik untukmu dan memberi kekuatan bagi kami yang ditinggalkan. Al-Fatihah @nina_mpokalpa (emoji menangis)," sambung Raffi.
Baca berita WartaKotalive.com lainnya di Google News
Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaYZ6CQFsn0dfcPLvk09
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/tika-asisten.jpg)