Kamis, 16 April 2026

Momen Dramatis Seorang Balita Mungil Berhasil Diselamatkan dari Kapal Terbakar di Perairan Talise

Ayah sang bayi digambarkan tak kenal lelah, memeluk erat anak kecilnya sembari berjuang melawan gelombang dan panasnya api

Editor: Joanita Ary
Akun Facebook Glenn Damar Wsw.
KAPAL TERBAKAR - Kapal Motor (KM) Barcelona dikabarkan terbakar di Perairan depan Pulau Talise Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara (Sulut), Minggu (20/7/2025). Informasi tersebut tersebar dalam video yang beredar di media sosial. 

WARTAKOTALIVECOM, Jakarta – Insiden mencekam pada Minggu siang, 20 Juli 2025, dimana momen dramatis terjadi saat KM Gregorius Barcelona V terbakar hebat saat berlayar dari Talaud menuju Manado.

Kapal terbakar tepat ketika berada di perairan Pulau Talise, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Dalam ketegangan yang melanda ratusan penumpang, satu momen heroik mencuri perhatian.

Dan ditengah api yang mulai menyala sekitar pukul 12.00 WITA, hingga mulai membakar lambung kapal.

Mengakibatkan kepanikan dari seluruh penumpang yang merasa terkepung, sampai mereka memilih untuk melompat ke laut demi menyelamatkan diri.

Kemudian di tengah gelapnya kabut asap dan raungan tangisan para penumpang, perhatian tim SAR tertuju pada kabar adanya bayi yang tertinggal di kapal.

Rekaman amatir dalam video menyentuh ini memperlihatkan detik-detik ketika sang ayah memegang erat bayinya, berjuang merayap menuju perahu nelayan terdekat pada saat yang berbahaya.

Dalam kondisi yang darurat dan berbahaya tersebut, keberhasilan evakuasi bayi yang digendong ayahnya menjadi simbol harapan di tengah tragedi.

Ayah sang bayi digambarkan tak kenal lelah, memeluk erat anak kecilnya sembari berjuang melawan gelombang dan panasnya api.

Setelah lolos dari kapal, ayah dan bayi tersebut langsung dievakuasi ke Pulau Gangga II di dekat lokasi kejadian.

Di pulau kecil itu, sejumlah penumpang yang berhasil diselamatkan, termasuk keluarga dengan bayi itu langsung mendapatkan perawatan dan penanganan medis awal sebelum dilanjutkan ke daratan utama.

Disisi lain Tim SAR Manado, bersama unsur Pos SAR Likupang dan kapal nelayan lokal, bergerak cepat menurunkan kapal penyelamat KN Bima Sena untuk segera memberikan pertolongan dan penyelamatan bagi para penumpang yang masih berada di sekitar kapal yang terbakar.  

Ada sebanyak 15 personel SAR dan 6 personel tambahan dikerahkan untuk memastikan tidak ada korban yang masih terjebak di dalam kapal.

Dalam insiden tragis ini, juga ada satu orang ibu hamil dilaporkan meninggal dunia, dan puluhan lainnya mengalami luka ringan hingga sedang.

Dari kejadian itu ratusan penumpang menjadi korbannya, namun upaya evakuasi serta pencarian potensi korban lainnya masih terus berlangsung.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved