Sabtu, 18 April 2026

2 Jam Sebelum Kamar Kost Arya Daru Dibongkar, Ada Pria Ini Mondar-mandir

Dalam video itu, penjaga kos yang tampak membawa sapu berjalan pelan menyusuri koridor kemudian menengok ke jendela kamar nomor 105

Editor: Joanita Ary
dok Kemenlu
DIPLOMAT MUDA TEWAS - Arya Daru semasa hidup. ASN Diplomat Kemenlu tersebut ditemukan tewas di kamar indekosnya di Jalan Gondangdia Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7/2025) pagi. Kondisi kepala Arya terlilit lakban. 

WARTAKOTALIVECOM, Jakarta -- Dalam potongan rekaman CCTV terbaru yang berhasil dihimpun media pada Selasa, 8 Juli 2025 pukul 05.20 WIB, terlihat sosok penjaga kos berkemeja putih bermotif garis dan celana pendek abu‑abu mondar‑mandir di lorong kos kawasan Menteng, Jakarta Pusat, tepat dua jam sebelum kamar diplomat Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan (39), dibongkar paksa dan jenazahnya ditemukan dalam kondisi wajah terlakban rapat.

Dalam video itu, penjaga kos yang tampak membawa sapu berjalan pelan menyusuri koridor kemudian menengok ke jendela kamar nomor 105, kamar yang dihuni Arya sebelum melanjutkan langkahnya ke ujung lorong, lalu berbalik kembali dan kembali menatap jendela tersebut .

Rekaman tersebut menjadi irisan lanjutan dari video CCTV sebelumnya saat pukul 00.27 WIB yang merekam sosok penjaga sama berdiri berpakaian berbeda, menggunakan sarung dan membawa ponsel, mondar-mandir di koridor kos, sesekali menoleh ke arah kamar Arya sambil melakukan panggilan telepon.

Hal ini menimbulkan banyak spekulasi apakah ia sedang mengonfirmasi situasi korban saat dipesan oleh istri Arya karena tidak bisa dihubungi sejak dini hari.

Kemudian dua jam setelah penampakan pria tersebut berlalu, pada pukul 07.37 WIB, CCTV kembali merekam adegan ketika penjaga kos kembali muncul mengenakan kemeja dan celana pendek yang sama.

Selanjutnya ia pun berupaya membuka kamar Arya secara paksa melalui jendela, hal ini dilakukan setelah istri korban menghubungi penjaga akibat tidak ada kabar sejak subuh.

Aksi pembongkaran diikuti oleh penemuan jenazah Arya dalam keadaan mengenaskan dengan wajah dan kepala terbungkus lakban kuning.

Informasi dari pihak Polda Metro Jaya menyebut otopsi menunjukkan jenazah Arya dikategorikan sebagai “barang bukti platinum”, sebuah istilah hukum kepolisian yang menunjukkan pentingnya jenazah dalam penyelidikan kasus tersebut

Kepala Bidang Humas Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi juga mempertegas bahwa analisis forensik akan dilakukan menyeluruh, mulai dari rekaman CCTV, kondisi jenazah, hingga jejak digital di perangkat korban, dengan target penyelesaian dalam waktu satu minggu.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari penjaga kos mengenai kehadirannya di malam dan dini hari tersebut.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved