Berita Internasional

Rusia Tanggapi Ancaman Pengeboman Moskow Oleh Donald Trump

Rusia buka suara dengan pemberitaan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengaku akan mengebom Rusia apabila terus melakukan serangan

Editor: Desy Selviany
The Moscow Times
JUBIR RUSIA-Juru Bicara Kremlin Dmitri Peskov buka suara dengan pemberitaan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengaku akan mengebom Rusia apabila terus melakukan serangan terhadap Ukraina. 

WARTAKOTALIVE.COM - Rusia buka suara dengan pemberitaan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengaku akan mengebom Rusia apabila terus melakukan serangan terhadap Ukraina.

CNN sebelumnya memuat artikel yang menyebut bahwa saat kampanye Donald Trump pernah memberikan ancaman terhadap Moskow

Trump mengaku tak segan mengebom Moskow untuk menghalangi Presiden Rusia Vladimir Putin menyerang Ukraina.

Dimuat Reuters Rabu (9/7/2025), Rusia pun menanggapi pemberitaan CNN tersebut. 

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengaku masih mencari tahu apakah pemberitaan itu asli atau palsu.

"Saya tidak dapat mengonfirmasi atau menyangkalnya, meskipun saya ingin... Apakah itu palsu atau tidak, kami juga tidak tahu. Ada banyak berita palsu akhir-akhir ini."

Sebab menurutnya, laporan CNN tidak mengatakan kapan tepatnya Trump dilaporkan membuat komentar tentang pemboman Moskow kepada Putin.

Kremlin juga menampik bahwa pihak Donald Trump pernah menghubungi Presiden Rusia Vladimir Putin sesaat setelah terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat.

Baca juga: Detik-detik Benjamin Netanyahu Hadiahi Donald Trump Surat Rekomendasi Nobel Perdamaian​

Dalam laporan CNN mengatakan bahwa Trump sempat memberikan ancaman ke Rusia sebelum terpilih menjadi Presiden. 

Ancaman tersebut terkait dengan serangan Rusia ke Ukraina. Trump disebut pernah bersumpah akan mengebom Rusia apabila terus melakukan serangan ke Ukraina.

Trump juga disebut telah menyampaikan peringatan serupa kepada Presiden Cina Xi Jinping atas potensi invasi ke Taiwan.

Trump dengan mengatakan kepadanya bahwa Amerika Serikat akan mengebom Beijing sebagai balasannya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved