Jumat, 8 Mei 2026

Otomotif

Pengalaman Mengendarai Suzuki Fronx Benar-benar "Marvelous at Every Mile"

Mengemudi Suzuki Fronx, mobil paling anyar dari PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), tak perlu effort berlebih. Bahkan boleh dibilang fun to drive.

Tayang:
Penulis: Lucky Oktaviano | Editor: Lucky Oktaviano
Warta Kota/Lucky Oktaviano
Suzuki Fronx merupakan produksi terbaru dari PT Suzuki Indomobil Sales (SIS). Mobil bergenre SUV Coupe ini dibekali mesin berkapasitas 1.500 cc mild hybrid. Tipe tertinggi Fronx dibekali belasan fitur ADAS. 

WARTAKOTALIVE.COM, BANDUNG -- Mengemudi Suzuki Fronx, mobil paling anyar dari PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), tak perlu effort berlebih. Bahkan boleh dibilang fun to drive.

Bagaimana tidak, mobil berkapasitas mesin 1.500 cc itu 'nurut' saja dibawa ke jalan-jalan yang full tikungan dengan kontur menanjak dan menurun.

Bodinya yang compact dengan mengusung tema SUV Coupe, Suzuki Fronx lincah baik di jalanan kota yang padat maupun di luar kota yang jalannya sempit saat dilintasi dua mobil sekligus.

Saat Warta Kota menjajal Suzuki Fronx di jalanan padat Kota Bandung beberapa Waktu lalu, mobil berkapasitas 5 penumpang ini asyik dibawa meliuk-meliuk mencari celah kosong di antara padatnya Jalan Pasteur, Bandung.

Begitu pun saat dibawa menjelajah tipis-tipis di Kawasan Ciwidey, Fronx bisa dengan mudah melahap semua tikungan naik-turun dengan segala kepadatan kendaraan di sekitarnya.

Semua pengalaman itu tambah lengkap karena Suzuki Fronx dilengkapi beragam fitur keselamatan yang disebut Suzuki Safety Support (SSS).

Fitur ini tidak lain adalah sistem keselamatan berkendara aktif alias ADAS (Advanced Driver Assistance System). Yes, Suzuki Fronx (terutama tipe SGX) adalah produk pertama Suzuki di Indonesia yang dibekali sistem keselamatan tersebut.

SSS tersebut terdiri dari beberapa fitur, sebut saja Adaptive Cruise Control (ACC), Lane Keep Assist (LKA), Lane Departure Warning (LDW), Lane Departure Prevention (LDP), Vehicle Swaying Warning (VSW), Blind Spot Monitor (BSM), Rear Cross Traffic Alert (RCTA), Autonomous Emergency Braking (DSBS II), Head Up Display (HUD), 360 View camera, Parking Censor, dan High Beam Assist (HBA).

Semua fitur keselamatan itu, sayangnya, hanya ada di tipe SGX dan tipe GX. Sedangkan tipe GL hanya Sebagian kecil saja. Tipe SGX A/T dijual dengan harga on-the road Rp 319.900.000 (Single Tone) dan Rp321.900.000 (Two Tone).

Tidak ragu-ragu

Kembali ke soal rasa berkendara Suzuki Fronx, mobil ini memiliki ground clearance 170 mm atau 17 cm. Cukup tinggi untuk ukuran mobil kompak. Warta Kota sendiri tidak ragu-ragu jika harus sedikit keluar dari sisi jalan mulus saat berpapasan dengan kendaraan yang lebih besar di jalanan Ciwidey.

Ditambah lagi suspensinya terbilang empuk, sehingga bantingannya terasa lembut alias tidak rigid.
Terkait suspensi yang digunakan di Suzuki Fronx, untuk suspensi depan menggunakan MacPherson Strut dengan Coil Spring, sedangkan suspensi belakang menggunakan Torsion Beam dengan Coil Spring.

Wajahnya ganteng

Dari sisi desain, Suzuki Fronx juga terlihat ganteng. Memang, bahasa desain adalah soal selera, tapi kali ini Suzuki benar-benar merancang dan memproduksi mobil yang terlihat apik di mata semua orang. Dibangun dari basis Suzuki Baleno, tampang depan Fronx terlihat garang namun tetap elegan.

Sementara bagian buritan tak kalah ciamiknya. Warta Kota kali ini sangat suka dengan desain bagian belakang Suzuki Fronx. Terlihat simple dengan garis-garis tegas berkarakter.

Bagian kaca belakang yang tampak melengkung ke Bawah jika dilihat dari samping makin menunjukkan kelasnya. Ya, desainnya benar-benar menunjukkan Fronx sebuah SUV Coupe.

Bagian kabin, terasa nyaman dengan jok yang empuk dan memiliki color tone senada dengan dashboardnya. Dilengkapi Isofix, mobil ini aman jika membawa anggota keluarga yang masih bayi.

Jarak kaki penumpang belakang dengan jok di depannya (leg room) cukup lebar. Warta Kota yang memiliki tinggi badan 165 cm masih ada jarak dengkul sejengkal lebih ke jok depan (sekitar 30 cm).

Begitu juga dengan jarak kepala (head room) dengan atap yang meskipun tidak lebar tapi cukup.
Kenyamanan kabin makin lengkap dengan kekedapan suara yang boleh diacungi jempol.

Suara kendaraan tidak terdengar dari dalam kabin alias senyap. Sehingga fitur entertainment di head unit yang bisa diakses lewat Apple Car Play dan Android Auto bisa terdengar jelas tanpa gangguan suara bising dari luar kabin. 

Adu irit bahan bakar

Setelah berbicara soal keamanan dan kenyamanan Suzuki Fronx, bagaimana dengan konsumsi bahan bakarnya? Untuk menguji hal itu PT SIS mengajak awak media untuk malakukan uji efisiensi di Bandung pada tanggal 24–26 Juni 2025 lalu.

Rute yang dilalui adalah rute kombinasi antara lalu lintas dlam kota Bandung dan jalan tol. Berdasarkan perhitungan panitia penyelenggara, total jarak tempuh mencapai 110 kilometer.

Pengujian efisiensi bahan bakar ini menggunakan metode pengisian penuh (full-to-full) dengan tangki yang disegel. Sebagai nformasi tangka Suzuki Fronx berkapasitas 37 liter.

Bahan bakar yang digunakan 'adu irit' ini adalah bensin RON 95. Setelah diisi, pintu tangka disegel oleh panitia. Bukan itu saja, pengaturan AC pun dibatasi hanya 20 derajat Celcius dan disegel agar pengemudi tidak bisa 'curang' mematikan AC.

Panitia tidak membatasi kecepatan yang dipakai peserta adu irit ini. Peserta bebas menentukan kecepatan serta gaya mengemudinya.

Warta Kota yang juga ikut terlibat melihat ada peserta yang berjalan pelan, namun ada pula yang kecepatannya tampak seperti mengemudi biasa saja.

Hasilnya? Dari 10 unit Suzuki Fronx yang diuji (8 unit tipe SGX, 2 unit tipe GX, dan 2 unit tipe GL), tercatat rata-rata konsumsi bahan bakar terbaik mencapai 30,67 km/liter (tipe SGX dan GX yang bermesin Mild Hybrid). Sedangkan untuk tipe GL (tipe terendah, bermesin Non-Hybrid) didapat 24,12 km/liter.

Hasil tersebut menunjukkan hasil yang luar biasa untuk sebuah SUV compact bermesin 1.5 liter.

"Untuk rata-rata penggunaan bahan bakar yang hybrid dari Suzuki Fronx, baik itu di tipe GX dan SGX dengan mesin K15C, itu sebesar 30,67 km/liter dan average untuk Fronx tipe GL dengan tipe mesin K15B itu sebesar 24,12 km/liter," ujar Harold Donnel, 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) di Bandung, Rabu (25/6/2025) lalu.

Perlu diketahui bahwa Suzuki Fronx dibekali dua pilihan mesin, yakni K15B (tipe GL) dan K15C (tipe SGX dan GX) dengan sistem Mild Hybrid SHVS (Smart Hybrid Vehicle by Suzuki).

Teknologi ini diklaim bisa mengurangi beban konsumsi bahan bakar dengan tidak mengurangi setiap kenyamanan yang ditawarkan.

Jadi, dari pengalaman Warta Kota melakukan test drive Suzuki Fronx selama dua hari, rasanya tidak berlebihan jika Suzuki memberi tagline "Marvelous at Every Mile" untuk produk Suzuki Fronx ini.  Bagaimana Anda tertarik meminangnya?


Spesifikasi Suzuki Fronx

Panjang: 3.995 mm
Lebar: 1.765 mm
Tinggi: 1.550 mm
Jarak sumbu roda: 2.520 mm
Ground clearance: 190 mm
Kapasitas bagasi: 308 liter
Kapasitas tangki bahan bakar: 37 liter

Mesin:
K15B (Fronx GL): Tenaga 104,6 PS @ 6.000 rpm, torsi 138 Nm @ 4.400 rpm.
K15C (Fronx GX & SGX Hybrid): Tenaga 100,6 PS @ 6.000 rpm, torsi 135 Nm @ 4.400 rpm.

Transmisi:
GL: Manual 5-speed & otomatis 4-speed
GX: Manual 5-speed & otomatis 6-speed
SGX: Otomatis 6-speed dengan paddle shift

Fitur (SGX dan GX):
ISOFIX
6 Airbags
ABS (Anti-lock braking system)
ESP®
Hill Hold Control
Immobilizer and Security Alarm
Pedestrian Protection
Rear Parking Sensor
Seat Belt
TECT BODY
Dual Sensor Brake Support II (DSBSII)
Adaptive Cruise Control (ACC)
Lane Keep Assist (LKA)
Lane Departure Prevention (LDP)
Vehicle Swaying Warning (Peringatan Vehicle Swaying)
Blind Spot Monitor (BSM)
Rear Cross Traffic Alert (RCTA)
360° View Camera (Kamera Tampilan 360)
High Beam Assist (HBA)
Head-Up Display (Tampilan Head-Up)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved