Kamis, 30 April 2026

Kesehatan

Liburan Sekolah Jadi Momen Tepat Periksa Mata Anak untuk Cegah Miopia Sejak Dini

Banyak anak yang terdeteksi mengalami miopia, liburan sekolah menjadi momen yang tepat untuk memeriksakan kesehatan mata anak.

Tayang:
dok. HOYA Lens Indonesia
Salah satu siswa SMPN 92 Jakarta mengikuti pemeriksaan mata dalam program Glasses of Hope yang berlangsung pada tanggal 17-18 Februari 2025. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Liburan sekolah adalah momen yang dinanti banyak keluarga. Di tengah rencana jalan-jalan, bermain, atau mengisi waktu dengan kegiatan menyenangkan, ada satu hal penting yang sering terlewat, yakni memeriksakan kesehatan mata anak.

Di Indonesia, jumlah anak usia sekolah yang mengalami rabun jauh atau  miopia (mata minus) terus mengalami peningkatan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan mata para siswa di enam Sekolah swasta di wilayah Jabodetabek, dalam kegiatan MiYOSMART Goes to School yang dijalankan oleh HOYA Lens Indonesia, tercatat bahwa sekitar 40 persen dari 1.318 siswa yang diperiksa terindikasi mengalami miopia.

Sayangnya, masih banyak kasus tidak terdeteksi karena anak-anak sering kali tidak menyadari adanya gangguan penglihatan atau belum mampu mengungkapkannya dengan jelas. 

Dokter Spesialis Mata Anak di Jakarta, dr. Florence M. Manurung, SpM(K), mengatakan anak-anak sering tidak mengeluh karena mereka pikir cara mereka melihat adalah hal yang normal.

"Padahal, gangguan penglihatan dapat memengaruhi proses belajar, bahkan menurunkan kepercayaan diri. Disinilah pentingnya peran orang tua untuk lebih peka terhadap perubahan perilaku anak dan segera memeriksakan matanya," sebut dr. Florence M. Manurung dalam keterangan resmi, Senin (30/6/2025).

Sebagai dokter mata anak, dr. Florence M. Manurung sering menemui pasien yang datang saat minusnya sudah cukup tinggi karena terlambat terdeteksi.

"Padahal, jika dilakukan pemeriksaan secara rutin, kita bisa mencegah pertambahan minus yang lebih cepat sejak dini,” tambahnya.

Tanda-tanda awal miopia anak

Melihat jarak dekat, menyipitkan mata, atau duduk terlalu dekat dengan layar bisa menjadi tanda-tanda awal yang perlu diwaspadai oleh orang tua.

Pemeriksaan mata secara rutin adalah langkah penting untuk deteksi dan penanganan dini. 

Di sisi lain, Marketing Lead HOYA Lens Indonesia, Nihla Azkiya menyebutkan, bahwa iburan sekolah adalah waktu terbaik untuk melakukan pemeriksaan mata anak, karena tidak mengganggu aktivitas belajar dan bisa menjadi awal kebiasaan baru menjaga kesehatan mata keluarga. 

"Yuk manfaatkan liburan ini untuk melakukan pemeriksaan mata anak di dokter mata atau optik terdekat. Karena kesehatan mata hari ini, menentukan masa depan mereka esok," tandas Nihla.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved