NGERI! Detik-detik Penumpang Balon Udara Terjun Bebas, Delapan Orang Tewas
Diketahui, balon udara yang ditumpangi 21 orang itu jatuh di Kota wisata Praira Grande, negara bagian Santa Catarina.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Viral sebuah video menyayangkan kepanikan penumpang balon udara di Brasil pada Sabtu (21/6/2025) lalu.
Diketahui, balon udara yang ditumpangi 21 orang itu jatuh di Kota wisata Praira Grande, negara bagian Santa Catarina.
Tragedi ini menewaskan delapan orang yang merupakan penumpang. Bahkan ada penumpang yang terjatuh dari ketinggian ratusan meter saat api melahap balon udara tersebut.
Dikutip dari Aljazeera, 13 orang dinyatakan terluka saat balon udara yang ditumpangi terbakar dan jatuh di negara bagian Santa Catarina.
Video detik-detik terbakarnya balon di Brasil itu viral di berbagai media. Terlihat kepulan asap tampak keluar dari balon saat jatuh puluhan meter ke tanah.
Sobrevoar, perusahaan yang bertanggung jawab atas balon tersebut, mengatakan bahwa pilot tersebut memiliki pengalaman yang luas dan mengikuti semua prosedur yang direkomendasikan dalam upaya menyelamatkan semua orang di dalamnya.
Baca juga: Panik! Balon Udara Raksasa Nyangkut di Tiang Listrik Bikin Warga di Malang Panik dan Ketakutan
Baca juga: Wisata Balon Udara Mulai Bermunculan, Menteri Perhubungan Sebut Bisa Ganggu Arus Balik Lebaran 2023
Pejabat polisi di Praia Grande mengatakan pilot menginformasikan kepada petugas bahwa kebakaran dipicu oleh obor las, yang digunakan untuk menyalakan api utama balon di keranjang.
Pilot mencoba menurunkan balon segera setelah api berkobar.
"Menurut keterangan pilot, api mulai muncul di dalam keranjang. Ia segera menurunkan ketinggian balon dan meminta penumpang melompat ketika balon sudah dekat tanah,” kata petugas kepolisian bernama Luiz Lemos dilansir dari BBC (22/6/2025) melalui Kompas.com.
Dia melanjutkan, tidak semua penumpang sempat menyelamatkan diri. Api terus membesar, sehingga balon malah naik kembali sebelum akhirnya jatuh akibat kehilangan daya angkat.
Korban jiwa kecelakaan balon udara di Brasil Korban tewas terdiri dari dua pasangan suami istri, seorang ibu dan anak perempuannya, seorang dokter mata, dan seorang atlet seluncur es. Para korban yang selamat segera dilarikan ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan.
Pemerintah negara bagian langsung mengerahkan bantuan penuh untuk penanganan dan dukungan kepada para keluarga korban.
"Kami sedang berduka. Ini adalah tragedi besar,” ujar Gubernur Mello dalam pernyataan videonya dari Tiongkok, di mana ia tengah menjalankan misi resmi.
Baca juga: Balon Udara Ganjar-Mahfud di Kawasan Monas Dipastikan Hoaks, UPT Monas: Harus Ada Izin Setmilpres
Investigasi dan tanggapan perusahaan operator Badan Penerbangan Sipil Nasional Brasil (Anac) menyatakan sedang menyelidiki kondisi balon udara dan kualifikasi awaknya.
Sementara itu, perusahaan operator penerbangan balon, Sobrevoar Serviços Turísticos, telah menghentikan semua kegiatannya untuk waktu yang tidak ditentukan.
Dalam pernyataannya, perusahaan menyebut bahwa mereka telah mematuhi semua regulasi yang ditetapkan Anac dan tidak pernah memiliki riwayat kecelakaan sebelumnya.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.
| Tangis Histeris Sambut Jenazah Ervina Malam Hari, Sempat Kirim Video dan Voice Note Saat Kebakaran |
|
|---|
| Korban Tewas Kirim Video Detik-detik Terakhir Saat Kebakaran di Gedung Terra Drone |
|
|---|
| Olah TKP Kebakaran Terra Drone Dilakukan, Polisi Dapati Akses Keluar Masuk Gedung Hanya Satu |
|
|---|
| Penyebab 20 Korban Tewas dalam Kebakaran di Gedung Terra Drone Asap Pekat, Sehingga Mati Lemas |
|
|---|
| Wanita Hamil Diduga Jadi Korban Tewas Kebakaran Gedung di Jakarta Pusat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Tragedi-Balon-Udara-Brasil.jpg)