Perang Timur Tengah
Iran Tagih Bukti Tuduhan Barat Soal Punya Senjata Nuklir
Iran tagih bukti dari Barat yang menyebut mereka diam-diam telah membuat senjata nuklir.
WARTAKOTALIVE.COM - Iran tagih bukti dari Barat yang menyebut mereka diam-diam telah membuat senjata nuklir.
Iran memastikan proyek nuklir yang dibuatnya merupakan nuklir damai yang diperuntukkan untuk pengembangan energi.
Pernyataan itu disampaikan perwakilan tetap Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani dalam pertemuan dengan Dewan Keamanan (DK) PBB pada Selasa (24/6/2025).
Iravani menyebut bahwa selama ini tuduhan-tuduhan keji terhadap proyek nuklir Iran tidak pernah terbukti.
Negara-negara Eropa selama ini menuduh proyek nuklir Iran sudah dekat ke arah senjata nuklir.
Namun kata Iravani, hal itu tidak pernah bisa dibuktikan oleh negara-negara Eropa.
Baca juga: Pernyataan Pedas China ke Amerika Serikat, Tuding Jadi Biang Keladi Perang Iran
Padahal program nuklir Iran diawasi ketat oleh verifikasi IIA yang ketat.
Meski begitu kata Iravani, selama mendapatkan tuduhan palsu tersebut, Iran selama ini tetap mengedepankan diplomasi dan penyelesaian secara damai.
Namun kata Iravani, hingga saat ini Iran tidak pernah menutup diplomasi kepada dunia agar bisa memiliki proyek nuklir.
Iravani pun menegaskan bahwa Iran tidak akan pernah mundur dari proyek nuklir ini sekalipun dengan tekanan militer.
Dia mengaku siap bertarung apabila ada negara yang mencoba mengontrol dan memanipulasi Iran terkait dengan proyek nuklir.
Sebelumnya Amerika Serikat menyerang situs nuklir Iran pada Minggu (22/6/2025).
Amerika Serikat telah melangar Perjanjian Pengamanan dan Perjanjian Non-Proliferasi (NPT) usai menyerang fasilitas nuklir Iran.
Pasalnya fasilitas nuklir Iran disetujui oleh Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA).
Penyerangan Amerika Serikat terhadap fasilitas nuklir Iran pun mendapatkan kecaman keras dari Organisasi Energi Atom Iran (AEOI).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Perwakilan-Tetap-Iran-untuk-PBB-Amir-Saeid-Iravani.jpg)