Senin, 27 April 2026

Berita Jakarta

Komisi C DPRD DKI Jakarta Tinjau RSUD Tarakan Cideng, Evaluasi Optimalisasi Dana BLUD

Sejumlah Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta melakukan kunjungan kerja ke RSUD Tarakan, Cideng Jakarta Pusat, Senin (23/6/2025) untuk evaluasi dana BLUD

Penulis: Alfian Firmansyah | Editor: Junianto Hamonangan
Dok. Komisi C DPRD DKI Jakarta
KUNJUNGAN KERJA - Sejumlah Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta melakukan kunjungan kerja ke RSUD Tarakan, Cideng Jakarta Pusat, Senin (23/6/2025). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sejumlah Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta yakni Lukmanul Hakim, Gias Kumari Putra, Suhud Alynudin, Lazarus Simon Ishak dan Josephine Simanjuntak melakukan kunjungan kerja ke RSUD Tarakan, Cideng Jakarta Pusat, Senin (23/6/2025).

Asapun kunjungan dalam rangka meninjau dan mengevaluasi optimalisasi pendapatan serta penggunaan dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di rumah sakit tersebut.

Anggota Komisi C DPRD DKI Lukmanul Hakim mengatakan, Kunjungan ini difokuskan pada efektivitas pengelolaan pendapatan BLUD, dan bagaimana dana tersebut digunakan untuk mendukung operasional rumah sakit, termasuk peningkatan kualitas layanan.

"Kami dari Komisi C datang ke sini untuk melihat bagaimana pendapatan BLUD dikelola dan digunakan. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan pendapatan agar rumah sakit ini bisa berstandar internasional," ujar Lukmanul di RSUD Tarakan, Jakarta Pusat, Senin (23/5/2025).

Lukmanul mengatakan, menurut hasil peninjauan, pendapatan BLUD RSUD Tarakan saat ini dinilai sudah cukup baik dan optimistis mencapai target. 

Baca juga: Rayakan HUT Jakarta, LRT Jabodebek Bagikan Kartu Khusus dan Kuliner Betawi

Namun demikian, Lukman menyoroti beban operasional yang besar, terutama dalam hal belanja pegawai non-PNS, pengadaan obat, pemeliharaan, serta operasional sehari-hari rumah sakit.

Lukmanul menyampaikan, Komisi C juga mencatat beberapa hal penting yang perlu menjadi perhatian ke depan seperti penambahan Gedung hingga adanya layanan malam hari. 

"Termasuk layanan cuci darah yang membutuhkan tambahan tenaga perawat,juga perlu digali lebih lanjut potensi sumber pendapatan lain guna memperkuat kemandirian keuangan rumah sakit," ungkapnya. 

Lanjut Lukmanul, temuan-temuan ini akan menjadi bahan pembahasan lanjutan di Komisi C, termasuk dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026 maupun dalam pembahasan perubahan anggaran yang akan datang.

"Untuk meningkatkan layanan tentu dibutuhkan anggaran yang cukup besar. Kami sudah berdiskusi dengan Ibu Direktur RSUD Tarakan mengenai beberapa formulasi yang akan kami dorong dalam perencanaan anggaran ke depan," tandasnya. (m32)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved