Rabu, 29 April 2026

Saran Dokter Tifa pada Jokowi yang Sakit, Jangan Stres hingga Mikir yang Berat-berat

Pegiat media sosial Dr Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa menyampaikan keprihatinan atas penyakit yang dialami Presiden ke-7 RI Jokowi.

Tayang: | Diperbarui:
TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin
KONDISI WAJAH JOKOWI - Kondisi wajah Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi terlihat pucat dengan mata yang sembab dan bibir yang berwarna pucat pasi. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pegiat media sosial Dr Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa menyampaikan keprihatinan atas penyakit yang dialami Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).  

Lewat akun media sosial miliknya di X (Twitter) Dokter Tifa menyampaikan keprihatinan tersebut atas penyakit alergi kulit yang dialami Jokowi. 

"Saya sarankan jangan keluar rumah, jangan terpajan sinar matahari, jangan stres, jangan mikir yang berat-berat," ujar Dokter Tifa yang dikutip dari akun @Doktertifa pada Senin (16/6/2025). 

Selain itu, kata dia, Jokowi disarankan tidak menerima tamu terlebih dahulu. 

Dokter Tifa tetap pada pendiriannya, diduga Jokowi mengalami gangguan imunitas. 

"Jangan terima tamu, karena kondisi seperti ini imunitas sangat lemah sehingga mudah terinfeksi, jangan salaman sama sembarang orang, jangan merasa sehat dan baik-baik saja," imbuhnya. 

Baca juga: Dokter Tifa Khawatir dengan Kondisi Kesehatan Jokowi, Sarankan Segera Berobat ke Guangzhou Hospital

Baca juga: Dituding Dokter Tifa Sakit Autoimun, Jokowi Ternyata Idap Alergi Kulit, Ini Penyebab dan Cara Atasi

Jika tidak ditreatment (dirawat) dengan baik, kata dia, autommune sistemik adalah the silent killer atau berujung pada kematian. 

"Apa obat terbaik untuk penderita Autoimmune Systemic, Dokter Tifa?' Kalau based on Treatment Kedokteran Konvensional, enggak ada sih," imbuhnya. 

"Paling cuma steroid dan beberapa obat-obat eksperimentatif yang tidak banyak membantu," lanjutnya. 

Menurut dia, biasanya satu demi satu organ akan rusak akibat meminum obat tersebut. 

Dia berujar, akan terlihat tubuh melemah dengan cepat, tambah kurus dan otot sarkopenia, suara lemah, rambut habis dengan cepat. 

"Autoimunnya terlihat sangat agresif. Sakit, pegal, dan nyeri. menahan gatal luar biasa. Ayo dong keluarga sama anak-anak dan kroni-kroni juga termul-termul. Perhatikan kondisi ini tidak main-main, lho," katanya. 

Dokter Tifa kemudian memberikan sejumlah resep obat berupa dosisnya untuk terapi Jokowi. 

Dia berharap, resep obat itu dapat membantu meringankan penyakit yang dialami Jokowi. 

"Saran terapi Vtamin D3 10.000 UI, Omega 3 3.000 mg, Magnesium glycinate 500 mg dan probiotik 1 triliun," imbuhnya. 

Dokter Tifa juga menyumbang saran kepada Jokowi untuk mengobati penyakit ini secara serius. 

Jokowi dapat mendatangi langsung fasilitas kesehatan yang ada. 

"Ini saran umum, InsyaAllah cukup membantu. Saran khusus harus konseling langsung. Saya sedih melihatnya, saya ingin sekali membantu, tapi ya gimana saya malah dikriminalisasi," pungkasnya. 

Baca juga: Dituduh Sakit Keras oleh Dokter Tifa, Begini Kondisi Kesehatan Jokowi Terkini

Diketahui, perubahan wajah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo alias Jokowi menjadi sorotan publik 

Dalam rekaman foto maupun video saat sesi wawancara dengan media, disebutkan ada yang berbeda dari penampilan Jokowi, khususnya pada bagian wajah dan kepalanya. 

Seorang dokter sekaligus pegiat media sosial, Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa mengaku khawatir melihat kondisi kesehatan Jokowi 

Dia menyarankan agar Jokowi berobat ke rumah saki kanker yang punya reputasi baik 

"Melihat kondisi fisiknya dari hari ke hari semakin mengkhawatirkan. Saya sarankan segera rawat ke Guangzhou hospital," tulisnya dikutip dari X, Minggu (15/6/2025) 

"Autoimun itu berat, unpredictable, risiko multi organ damage. Dengan tingkat stres yang lua rbiasa, fisik mungkin tak akan mampu menahan gempuran perang dalam tubuh," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) masih dalam proses pemulihan dari alergi kulit yang dialaminya. 

Tim yang berada di dekat Jokowi di Solo, Jawa Tengah mengungkap kondisi Jokowi. 

Ajudan Jokowi, Komisaris Polisi (Kompol) Syarif Fitriansyah mengatakan, Jokowi terkena alergi kulit setelah melaksanakan kunjungan ke Vatikan. 

Diketahui, Presiden RI Prabowo Subianto mengurus Jokowi untuk menghadiri pemakaman Paus Fransiskus, di alun-alun Basilika Santo Petrus di Vatikan pada Sabtu (26/4/2025) lalu. 

"Bapak sat ini sedang pemulihan dari alergi kulit pasca pulang dari Vatikan," ujar Syarif dikutip dari Kompas.com pada Kamis (5/6/2025). 

Baca juga: Penjelasan soal Penyakit Autoimun yang Disinggung dokter Tifa saat Cermati Perubahan Wajah Jokowi

Alergi tersebut diduga muncul karena penyesuaian terhadap cuaca di Vatikan. Setelah beberapa hari di Indonesia, barulah gejala alergi mulai tampak. 

"Ya, mungkin cuaca ya, di Vatikan. Jadi penyesuaian, lalu pulang ke Indonesia, beberapa hari setelah itu baru muncul alerginya," jelasnya. 

Menurut dia, kondisi kesehatan Jokowi telah ditangani oleh tim dokter di kediamannya, Jalan Kutai Utara, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo.   

Dia menepis stigma yang beredar di masyarakat, bahwa Jokowi terkena penyakit Stevens Johnson Syndrome (SJS). 

"Wah, hoaks itu, enggak benar itu," tegasnya. 

Syarif memastikan tidak ada gejala panas atau gatal yang dialami. Alergi ini juga dipastikan tidak menular. 

"Beliau enggak ada ngerasain panas, enggak ada ngerasain gatal. Jadi, pure (murni) hanya alergi biasa. Autoimun juga enggak," ujarnya.  

Meski demikian, kemunculan alergi pada kulit Jokowi membuat beberapa pihak mempertanyakan kondisi kesehatannya. 

"Ya, ada mungkin yang belum tahu secara langsung, hanya melihat di layar TV, karena mungkin muncul di kulit beliau, jadi banyak yang nanya," tambahnya. 

Dia menceritakan kondisi Jokowi telah membaik. Bahkan, Jokowi sempat bersepeda dalam acara car free day, yang menunjukkan bahwa fisiknya sangat bugar.  

Aktivitas sehari-hari juga tidak terganggu, termasuk saat menyapa warga yang ingin bertemu dan meminta foto dengannya.  

"Kemarin sempat sepedaan, lalu beliau sempat main sama cucu, lalu sempat kita sarapan bareng sama beliau. Jadi sama sekali tidak mengganggu aktivitas beliau," pungkasnya. (faf) 

 

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

 

 

 

 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved