Selasa, 5 Mei 2026

Kabar Duka

Ulama Kharismatik Betawi KH Bunyamin bin H Muhammad Wafat

Kyai Bunyamin merupakan salah seorang murid kesayangan almaghfurlah Muallim Syafi'i Hadzami

Tayang:
Editor: Feryanto Hadi
Ist
KABAR DUKA- Umar Abdul Aziz bersama KH Bunyamin bin H. KH Bunyamin wafat pada Kamis (12/6/2025) 

 

 

WARTAKOTALI.COM, JAKARTA- Duka menyelimuti warga Betawi dan umat Islam di Jakarta dengan wafatnya salah satu ulama kharismatik, KH Bunyamin bin H Muhammad, pada Kamis, 12 Juni 2025. 

KH Bunyamin mengembuskan napas terakhir di kediamannya di Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Kyai Bunyamin merupakan salah seorang murid kesayangan almaghfurlah Muallim Syafi'i Hadzami.

Beliau adalah seorang kiai muda yang sangat alim dan tawadhu'. 

Tidak hanya itu, beliau merupakan ulama betawi yang dikenal tidak mau berpolitik praktis.

Sejumlah pejabat sering bersilaturahim ke rumah KH Bunyamin semasa hidup.

Misalnya Sekda DKI Marullah Matali, Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Inggard Joshua, Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto, Anggota DPRD DKI, dan para politikus. 

Di mata Tokoh Pemuda Jakarta Barat, Umar Abdul Aziz, KH Bunyamin, atau yang lebih akrab disapa Mu’allim Bunyamin, dikenal luas sebagai sosok yang menjadi cahaya ilmu dan akhlak di tengah masyarakat Betawi.

"Kepergiannya bukan hanya kehilangan bagi keluarga dan para murid, tetapi juga meninggalkan kekosongan dalam dunia dakwah dan keilmuan Islam di Tanah Air, khususnya di wilayah Jakarta dan sekitarnya," kata Umar, Jumat (13/6/2025).

Semasa hidupnya, Mu’allim Bunyamin mendedikasikan diri sepenuhnya untuk menyebarkan ilmu agama, membina umat, dan menanamkan akhlak mulia.

Ia tidak hanya berperan sebagai guru dalam pengertian formal, tetapi juga menjadi pembimbing spiritual yang tutur katanya selalu menyejukkan hati dan tindak-tanduknya mencerminkan nilai-nilai Islam yang luhur.

"Kami sangat kehilangan sosok ulama seperti beliau dimana semasa hidupnya beliau adalah sosok yang di tuankan dalam ilmu oleh kalangan-kalangan ulama serta  selalu menjadi contoh bagi kami generasi muda dalam menjalankan hidup. Dimana beliau berpesan supaya jangan terlalu mencintai dunia lebihlah cinta kepada Allah. Kalau kita sudah dekat dengan Allah, maka Insya Allah, Allah akan cukupkan kita, " kenang Umar. 

Tidak hanya itu, keteladanan dan dedikasinya dalam membina masyarakat menjadikan almarhum sebagai figur ulama yang disegani lintas generasi.

Menurut Umar, sosoknya telah menanamkan pengaruh mendalam di tengah komunitas Betawi dan menjadi bagian penting dalam pelestarian nilai-nilai Islam di lingkungan urban.

"Wafatnya Mu’allim Bunyamin menjadi pengingat betapa berharganya kehadiran seorang alim dalam kehidupan umat," kata Umar

Doa-doa dan ucapan belasungkawa pun mengalir dari berbagai kalangan, menandakan betapa besar cinta dan penghormatan masyarakat kepadanya.

Di wilayah Jakarta Barat, nama KH Bunyamin sangatlah dikenal karena beliau tinggal di daerah Kelapa Dua Srengseng, Kebon Jeruk.

Murid - murid beliau sangatlah banyak di Jakarta

Setiap Sabtu pagi KH Bunyamin mengajar ngaji dirumahnya membaca kitab mawahibusshomad (fiqh) dan tafsir jalallain (tafsir Al qur'an)

Banyak sekali orang yang hadir dalam pengajian tersebut. 

Setiap malam, jemaah beliau juga mengadakan ta'lim dan sebelum memulai ta'lim beliau membaca hizib bahar bersama para jama'ah. 

Dan setiap Minggu pagi beliau juga mengajar di tempat almaghfurlah muallim Syafi'i Hadzami menggantikan almaghfurlah. 

Umar menyebut, KH Bunyamin adalah seorang kiai Betawi yang sangat dibutuhkan umat khususnya warga Jakarta sepeninggal almaghfurlah muallim Syafi'i Hadzami. 

Setiap hari beliau disibukkan dengan mengajar ilmu- ilmu agama dari pagi hingga malam hari, beliau tidak pernah merasa lelah untuk mensyiarkan ilmu Allah. 

"Duduk bersama beliau kita akan merasa tenang, memandang wajah beliau kita merasa teduh mungkin karena pancaran cahaya keimanan beliau, adab dan tata cara beliau berbicara mengingatkan kita kepada almaghfurlah muallim Syafi'i Hadzami, " ucap Umar.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved