Berita Bekasi
Limbah Medis Ditemukan di Aliran Kali Baru Bekasi
Petugas UPTD Pematusan, Dani mengatakan penemuan limbah itu bermula saat dilakukan pembersihan.
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Feryanto Hadi
Laporan jurnalis TRIBUNBEKASI.COM, Rendy Rutama Putra
WARTAKOTALIVE.COM, MEDAN SATRIA – Kawasan Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi dihebohkan dengan penemuan sejumlah limbah medis di aliran kali baru.
Petugas UPTD Pematusan, Dani mengatakan penemuan limbah itu bermula saat dilakukan pembersihan.
“Lagi pembersihan terus lihat adanya tumpukan limbah medis, termasuk jarum suntik bekas yang bercampur dengan sampah rumah tangga,” kata Dani, Selasa (3/6/2025).
Dani menjelaskan kegiatan pembersihan di sekitar lokasi penemuan limbah medis sudah berlangsung sekitar empat hari.
Namun mulai pada Senin (2/6/2025, petugas mengeluhkan adanya limbah berbahaya di antara sampah yang mereka angkut.
Baca juga: Ngeri! Petugas Kebersihan Bekasi Tertusuk Jarum Limbah Medis
“Bekas suntikan banyak banget, campur aduk sama sampah lain," jelasnya.
Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti membenarkan kejadian penemuan limbah medis
Sejumlah petugas Dinas Kesehatan Kota Bekasi, dalam hal ini tim kesehatan lingkungan (kesling) saat ini tengah menyelidiki jenis dan potensi bahaya limbah yang ditemukan.
"Tim kesling sudah saya tugaskan untuk deteksi, kami belum bisa memastikan asalnya, tapi tentu akan dilakukan identifikasi terhadap barang-barang yang ditemukan," tutur Satia.
Satia menyampaikan seluruh puskesmas dan RSUD di Kota Bekasi telah memiliki sistem pengolahan limbah medis secara mandiri.
Bahkan Rumah Sakit (RS) swasta juga diwajibkan memiliki pengolahan limbah sesuai standar.
"Kemungkinan lain, limbah itu berasal dari masyarakat umum, sekarang ini, alat suntik dan sejenisnya cukup mudah dibeli bebas," ucapnya.
Satia menegaskan pihaknya akan terus menelusuri asal usul limbah medis yang dibuang sembarangan ini.
Sebab pembuangan limbah medis secara ilegal dapat membahayakan kesehatan publik.
“Terkhusus untuk petugas kebersihan dan warga yang tinggal di sekitar aliran sungai juga membahayakan,” pungkasnya. (M37)
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google New
| Solar Industri Mahal, Pengolahan Sampah di TPA Burangkeng Bekasi Lumpuh |
|
|---|
| DPRD Soroti Proyek Penataan Pedestrian dan Drainase di Bekasi Timur dengan Anggaran Rp 3,4 Miliar |
|
|---|
| Tri Adhianto Gandeng 12 Kampus, Tes Kemampuan Bahasa Inggris Kadis hingga Staf |
|
|---|
| Tri Adhianto Wajibkan One Day English dan Bahasa Jepang di Sekolah Kota Bekasi |
|
|---|
| Tri Adhianto Tak Omon-omon Soal Rapat Pakai Bahasa Inggris, Suasana Langsung Pecah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Penemuan-limbah-medis-di-bekasi.jpg)