Berita Depok

Jalan Pagi di Jalan Margonda Serasa Masuk Pasar, Warga Minta Pemkot Depok Perluas CFD sampai UI

CFD di Jalan Margonda Depok Selalu Ramai Dipadati, Warga Minta Pemkot Depok Perluas CFD hingga Bundaran Universitas Indonesia

Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
CFD DEPOK - Suasana Car Free Day (CFD) di Jalan Margonda Raya, Kota Depok, Jawa Barat pada Minggu (1/6/2025). Warga berharap penerapan CFD bisa diperluas hingga bundaran Universitas Indonesia. 

WARTAKOTALIVE.COM, PANCORAN MAS - Pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Jalan Margonda Raya dan Arif Rahman Hakim (ARH), Kota Depok, Jawa Barat berlangsung meriah, Minggu (1/6/2025).

Pantauan di lokasi, jalur CFD tersebut dipenuhi oleh warga, bahkan mereka rela berdesak-desakan.

Tak sedikit yang berceloteh jalan pagi di CFD layaknya masuk ke dalam pasar.

Setiap sudut Jalan Margonda yang ditetapkan sebagai ruang CFD itu dipadati warga yang berolahraga. 

Baik anak-anak, para remaja, hingga orang dewasa tumpah ruah berolahraga di sepanjang jalur CFD.

Selain berolahraga, masyarakat juga memanfaatkan momen CFD untuk berbelanja.

Pasalnya, di sepanjang jalur CFD Kota Depok, banyak pedagang makanan hingga barang-barang rumah tangga menawarkan produknya.

Seorang warga, Yuni (20) mengaku rutin mengikuti CFD di Jalan Margonda Raya dan ARH.

Bagi Yuni, selain berolahraga, CFD juga menjadi sarana untuk bercengkrama dengan teman-temannya.

Suasana Car Free Day (CFD) di Jalan Margonda Raya, Kota Depok, Jawa Barat pada Minggu (1/6/2025)
CFD DEPOK - Suasana Car Free Day (CFD) di Jalan Margonda Raya, Kota Depok, Jawa Barat pada Minggu (1/6/2025). Warga berharap penerapan CFD bisa diperluas hingga bundaran Universitas Indonesia.

“Seru banget, kita emang rutin ikut CFD-an,” kata Yuni di lokasi.

Menurut Yuni, CFD di Jalan Margonda Raya sangat padat, bahkan masyarakat sampai berdesak-desakan.

Jika dimungkinkan, Yuni berharap, pemerintah dapat memperpanjang jalur CFD.

“Kalau diperpanjang mungkin bisa mengurangi kepadatan, sampai Bundaran UI kali,” ujarnya.

Sementara itu, warga Beji, Lia (26) memanfaatkan CFD untuk mengajak anaknya jalan-jalan.

Dengan menggunakan stroller, Lia menyusuri jalur CFD sambil membawa anaknya yang masih balita.

“Bawa anak jalan-jalan ajah, kita mah jalan santai,” ujarnya.

Lia menilai, pelaksanaan CFD di Kota Depok dapat menjadi hiburan akhir pekan dari penatnya rutinitas. 

CFD di Jalan Margonda Depok Berdesak-desakan Meski Cuaca Mendung

Masyarakat antusias mengikuti kegiatan car free day (CFD) di Jalan Margonda Raya dan Arif Rahman Hakim (ARH), Kota Depok, Jawa Barat, Minggu (25/5/2025).

Pantauan TribunnewsDepok.com (Warta Kota Network), masyarakat nampak berdesak-desakan beraktifitas di sepanjang jalur CFD, padahal cuaca kurang mendukung alias mendung.

Baik anak-anak hingga orang dewasa nampak asyik berolahraga, mulai jalan santai, joging, hingga bersepeda.

Baca juga: Mobil Masuk Jalur CFD hingga Dikepung Warga di Jalan Margonda Raya Kota Depok, Ini Penjelasan Dishub

Baca juga: CFD Depok Gunakan Dua Jalur Jalan Margonda, Supian Suri: Jumlah Penduduk kan di Atas Satu Juta

Namun bagi pesepeda, mereka harus menuntun sepedanya karena kondisi jalur CFD yang padat.

Kepadatan jalur CFD diperparah karena adanya aktivitas senam yang meluber ke jalanan.

Di sepanjang trotoar Jalan Margonda Depok juga banyak pedagang yang menjajakan dagangannya.

Seorang warga, Arif (29) mengaku, sengaja datang ke CFD bersama keluarga untuk berolahraga dan berburu jajanan.

“Mau olahraga sama berburu jajan,” kata Arif di lokasi.

Menurut Arif, masyarakat Kota Depok memang butuh hiburan hingga antusias mengikuti CFD.

“Wah rame banget, sampai berdesak-desakan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Shinta (16) juga merasakan keseruan mengikuti kegiatan CFD di Jalan Margonda Depok.

Remaja asal Kecamatan Beji itu datang berkelompok bersama rekan-rekannya berolahraga di depan Balai Kota Depok.

“Wah seru banget, rame kan, bisa olahraga bareng sahabat,” ujarnya.

Shinta berharap, kegiatan CFD di Kota Depok makin lancar dan tertib agar masyarakat nyaman. 

Wali Kota Depok Supian Suri Akui Pelaksanaan CFD di Jalan Margonda Raya Belum Ideal

Wali Kota Depok, Supian Suri mengakui belum menemukan konsep ideal pelaksanaan car free day (CFD) di Jalan Margonda Raya.

Meski demikian, Supian menganggap, CFD di Kota Depok tidak akan terlaksana jika menanti konsep ideal.

Untuk itu, di hari pertama pelaksanaan CFD ini, ada sejumlah catatan yang nantinya akan menjadi bahan evaluasi.

“Pertama infrastruktur kita juga tidak se-ideal Jakarta,” kata Supian, Minggu (4/5/2025).

“Catatan-catatan terhadap pelaksanaan ini memang menjadi evaluasi kita dan sekali lagi, kita enggak akan bisa mencapai yang ideal kalau kita enggak mau memulai,” sambungnya.

Supian menilai, idealnya pelaksanaan CFD dilakukan sejak pukul 06.00 WIB hingga 14.00 WIB.

Namun saat ini, CFD di Jalan Margonda Raya hanya dilaksanakan selama tiga jam saja, mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB.

Selain itu, jalur yang digunakan juga masih satu ruas. Ke depannya, Pemkot Depok akan mengevaluasi apakah diperlukan menggunakan semua jalur atau tidak.

“Nanti saya menunggu masukan dari teman-teman kepolisian, teman-teman dishub seperti apa untuk melihat antusias masyarakat seperti ini ya,” ungkapnya.

Sementara itu, seorang warga, Muhammad Rizky Ilham menilai, kegiatan CFD menjadi hal positif bagi warga Kota Depok.

Terlebih, jika biasanya tiap libur akhir pekan hanya digunakan untuk rebahan, kali ini bisa dimanfaatkan untuk berolahraga.

“CFD ini bagus banget buat yang suka rebahan di rumah, bisa lebih aktif hari Minggu ini isi liburan,” kata Rizky di lokasi.

Sebelumnya, Rizky mengaku sering berolahraga di area Universitas Indonesia (UI).

Namun dengan adanya CFD di Jalan Margonda Raya, akses olahraga untuk masyarakat Kota Depok lebih mudah lagi.

“Semoga bisa rutin (CDF), kalau ada waktu,” pungkasnya. 

Catatan Atlet Disabilitas 

Atlet disabilitas yang tergabung dalam National Paralympic Committee (NPC) turut meramaikan car free day (CFD) di Jalan Margonda Raya, Kota Depok, Minggu (4/5/2025).

Anggota NPC Kota Depok, Dandi berpesan, Pemkot Depok memberikan fasilitas pendukung untuk kaum disabilitas.

“Karena kita membutuhkan sesuatu yang, bukan meminta spesial, tapi sesuatu yang memang kondisi kita harus ada agak beda dengan yang lain,” kata Dandi di lokasi.

Menurut Dandi, fasilitas yang sangat dibutuhkan kaum disabilitas seperti toilet portable yang ditempatkan di sejumlah titik.

Selain itu, kaum disabilitas juga membutuhkan kantong parkir khusus agar bisa keluar dengan mudah menggunakan kursi roda.

“Karena kita kalau mobil digabung dengan yang lain, kadang-kadang untuk turun naiknya enggak gak bisa, butuh bantuan dan butuh space yang lebih,” ungkapnya.

Anggota NPC lainnya, Yanti mengaku, baru pertama kali mengikuti kegiatan CFD dan merasa senang.

Pasalnya, penyandang disabilitas cukup kesulitan untuk mendapatkan ruang berolahraga.

“Senang banget, semangat karena pagi-pagi sudah sampai ke wali kota, baru pertama kali ikut car free day ginian,” kata Yanti di lokasi.

Sebagai atlet NPC, olahraga sudah menjadi bagian gaya hidup yang ditekuni Yanti dan rekan-rekannya.

“Kita semangat, karena kita sudah biasa olahraga,” pungkasnya.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News

Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved