Hal ini yang Getarkan Ratusan Ribu Warga Belanda Turun ke Jalan Bela Palestina

Viral ratusan ribu warga Belanda kompak turun ke jalan untuk menyuarakan keprihatinan terhadap genosida yang berlangsung di Gaza.

Editor: Desy Selviany
Platform X
BELA PALESTINA-Viral ratusan ribu warga Belanda kompak turun ke jalan untuk menyuarakan keprihatinan terhadap genosida yang berlangsung di Gaza. 

WARTAKOTALIVE.COM - Viral ratusan ribu warga Belanda kompak turun ke jalan untuk menyuarakan keprihatinan terhadap genosida yang berlangsung di Gaza.

Ratusan ribu warga Belanda itu kompak mengenakan pakaian berwarna merah saat menggelar aksi damai di jalan-jalan protokol Den Haag. 

Mereka menuntut pemerintah Belanda agar berbuat lebih banyak untuk menghentikan serangan Israel di Gaza.

Penyelenggara demo seperti dimuat Al Jazeera pada Senin (19/5/2025) mengatakan ini adalah demonstrasi terbesar di negara itu dalam dua dekade terakhir.

Massa yang berkumpul di luar gedung pemerintahan diperkirakan berjumlah lebih dari 100.000 orang, menurut penyelenggara. 

“Kadang-kadang saya malu dengan pemerintah karena tidak ingin menetapkan batasan apa pun,” kata guru berusia 59 tahun Jolanda Nio.

Warga mendesak pemerintah agar menghentikan dukungan politik, ekonomi, dan militer terhadap Israel.

Adapun yang menggetarkan hati warga Belanda ialah saat Israel bukan hanya membuat bangunan di Palestina hancur. 

Baca juga: Pengecut! Israel ​​​Bom Pengungsi Gaza Saat Tertidur Lelap

Namun Israel juga membunuh pelan-pelan warga Gaza dengan membuat mereka kelaparan. 

Di mana warga Gaza dibuat kelaparan lantaran Israel memblokir akses pasokan bantuan.

Pegiat HAM dari Amnesty International Belanda Marjon Rozema mengatakan bahwa tindakan Israel yang membuat warga Gaza kelaparan sama saja dengan genosida jilid II pascaperang dunia ke-II.

"Kami menyerukan kepada pemerintah Belanda: hentikan dukungan politik, ekonomi, dan militer kepada Israel selama negara itu memblokir akses ke pasokan bantuan dan selama negara itu bersalah melakukan genosida, kejahatan perang, dan pelanggaran hak asasi manusia struktural di Gaza dan wilayah Palestina yang diduduki," kata Marjon Rozema dari Amnesty International.

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved