Sabtu, 11 April 2026

Berita Jakarta

PSI Jakarta Ingatkan Pramono Agar Membuka Pos-pos Damkar di Setiap Kelurahan

Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta mengingatkan agar Pramono Anung membangun pos-pos damkar di setiap kelurahan

Warta Kota/Yolanda Putri
POS DAMKAR- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai memimpin Apel Besar Kesiapsiagaan Dinas Penanggulangan Keakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta, Senin (24/3/2025). PSI Jakarta ingatkan agar Pramono buka pos-pos Damkar di setiap kelurahan 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Tidak hanya merekrut petugas pemadam kebakaran (damkar), Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung diingatkan untuk tetap memperluas pos damkar di Jakarta.

Langkah ini diyakini bisa menekan kasus kebakaran yang cukup tinggi di Ibu Kota.

Ketua Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana mengatakan, Pemprov DKI Jakarta tidak melupakan pekerjaan rumah (PR) membangun pos-pos damkar di setiap kelurahan.

Meski demikian, William mengapresiasi rencana Pramono yang akan membuka rekrutmen 1.000 personel damkar baru untuk menjaga Jakarta dari kebakaran di kemudian hari.

"Pemprov DKI Jakarta masih punya PR yang belum diselesaikan juga hingga saat ini, yaitu membangun pos-pos damkar di setiap kelurahan untuk memastikan seluruh wilayah Jakarta berada di bawah payung pengamanan sistem damkar," kata William pada Selasa (13/5/2025).

Baca juga: Diduga Kebocoran Gas, Lima Mobil Damkar Padamkan Kebakaran di Bali Ndeso Resto Tambun Bekasi

Menurutnya, Jakarta masih kekurangan pos damkar di beberapa tempat yang mengakibatkan wilayah-wilayah tersebut rentan dilahap 'si jago merah' apabila terjadi kebakaran.

Dari 267 kelurahan di Jakarta, lanjut dia, baru 170 pos damkar yang beroperasi menjaga wilayahnya dari kebakaran.

"Artinya, hanya ada beberapa wilayah yang benar-benar terjaga dari kebakaran. Sementara itu, beberapa wilayah yang ada di kelurahan-kelurahan lainnya masih belum terlindungi dengan baik dari kebakaran," ucapnya.

"Pemprov DKI Jakarta harus memberikan atensinya ke sini untuk menjaga keselamatan seluruh warganya," lanjut William.

Dia mengatakan, kebakaran masih jadi momok warga yang tinggal di Ibu Kota.

Karena itu, dia mendesak agar Pemprov DKI Jakarta menerapkan solusi yang komprehensif untuk mengatasinya.

Baca juga: Jangan Anggap Sepele, Gaji PPSU dan Damkar di Jakarta Mulai 5 Jutaan

Meski demikian, William juga memuji langkah Pramono yang mengeluarkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2025 tentang Gerakan Masyarakat Punya Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di wilayah yang padat penduduk.

"Penyaluran APAR ke wilayah-wilayah padat penduduk juga diharapkan bisa menjadi mitigasi yang efektif terhadap kebakaran nantinya," ucap Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta ini.

"Sekarang, sudah bagus bahwa setiap RT diberikan APAR. Pemprov DKI Jakarta juga membuka rekrutmen untuk 1.000 petugas damkar baru. Tapi, infrastruktur berupa pos-pos damkarnya juga harus tetap dibangun di seluruh kelurahan, sehingga sistem keamanan kebakaran Jakarta menjadi semakin kuat lagi dari hulu ke hilir," pungkasnya. (faf)

Baca Wartakotalive.com berita lainnya di Google News

Dapatkan informasi lain dari WartaKotaLive.Com lewat WhatsApp : di sini

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved