Sabtu, 11 April 2026

Berita Duka Cita

Paus Fransiskus Meninggal Dunia Jadi Duka Mendalam Umat Katolik Dunia

Kabar  duka cita, Paus Fransiskus meninggal dunia pada hari Senin (21/4) di usia 88 tahun.

Editor: Joanita Ary
katolikana.com
PAUS FRANSISKUS MENINGGAL -- Momen Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar mencium kepala Pemimpin Katolik Sedunia Paus Fransiskus yang mengunjungi Indonesia beberapa waktu lalu. 

WARTAKOTALIVECOM, Vatican – Kabar  duka cita, Paus Fransiskus meninggal dunia pada hari Senin (21/4) di usia 88 tahun.

Paus meninggal dalam damai sehari setelah kemunculannya di Saint Peter's Square pada hari Minggu (20/4) waktu setempat saat Paskah, kata Vatikan dalam sebuah pernyataan.

"Pagi ini pukul 7:35 (0535 GMT) Uskup Roma, Fransiskus, kembali ke rumah Bapa," kata Kardinal Kevin Farrell dalam pernyataan yang dipublikasikan oleh Vatikan News pada Senin (21/4/2025).

Saat kemunculannya tersebut Paus Fransiskus sempat menyerukan kembali gencatan senjata segera di Gaza. Hal itu disampaikan Paus Fransiskus di hadapan publik pada perayaan Paskah di balkon utama Basilika Santo Petrus pada Minggu (20/4).

Paus berusia 88 tahun itu tidak memimpin Misa Paskah di Vatikan, namun ia memberikan kejutan untuk seluruh umat yang hadir dengan muncul di akhir acara sekaligus memberikan berkat serta menyampaikan pesannya yang sering dikenal sebagai "Urbi et Orbi" (kepada kota dan dunia).

Saat itu Paus Fransiskus tak memimpin Misa Paskah dikarenakan perintah dokter yang membatasi aktifitasnya kerjanya.

Pesan Paus Fransiskus itu dibacakan oleh seorang ajudan.

Namun saat pesan itu disampaikan, Paus yang masih dalam pemulihan dari pneumonia, menyaksikan di balkon utama Basilika Santo Petrus.

Dalam pesan Paskah, Paus Fransiskus mengatakan bahwa situasi di Gaza "dramatis dan menyedihkan". Paus juga meminta kelompok militan Palestina Hamas agar membebaskan sandera yang tersisa dan mengutuk apa yang disebutnya sebagai tren antisemitisme yang "mengkhawatirkan" di dunia.

"Saya menyatakan kedekatan saya dengan penderitaan ... seluruh rakyat Israel dan rakyat Palestina," kata pesan itu.

"Saya mengimbau pihak-pihak yang bertikai: menyerukan gencatan senjata, membebaskan para sandera dan membantu orang-orang yang kelaparan yang mendambakan masa depan yang damai," katanya.

Paus Fransiskus sebelumnya dirawat di rumah sakit selama lima minggu karena pneumonia, telah meningkatkan kritik terhadap kampanye militer Israel di Gaza.

Paus Fransiskus menyebut situasi kemanusiaan di daerah kantong Palestina itu "sangat serius dan memalukan" pada bulan Januari.

 

 

 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved