Jumat, 17 April 2026

Bola Voli

Red Sparks Batal Datang ke Indonesia, Berikut Sejumlah Alasannya

Red Sparks Batal Datang ke Indonesia, Berikut Sejumlah Alasannya. Red Sparks adalah klub bola voli putri yang pernah diperkuat Megawati Hangestri

Penulis: Abdul Majid | Editor: Budi Sam Law Malau
Istimewa/Kovo.CO.KR
RED SPARKS BATAL -- Kisah pevoli putri berhijab pertama di Liga Korea, Megawati Hangestri Pertiwi yang kini menjadi buah bibir karena aksii spiker ini selalu jadi penentu kemenangan timnya Red Sparks. Rencana kedatangan tim bola voli putri asal Korea Selatan, Red Sparks ke Indonesia yang semula diagendakan pada musim ini batal terlaksana, berikut alasannya. (Istimewa/Kovo.CO.KR) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Rencana kedatangan tim bola voli putri asal Korea Selatan, Red Sparks ke Indonesia yang semula diagendakan pada musim ini batal terlaksana.

Seperti diketahui Red Sparks adalah klub bola voli putri yang pernah diperkuat atlet voli andalan Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi 

Gagalnya Red Sparks ke Indonesia dikarenakan ketidaksesuaian jadwal antara liga di Korea dan Indonesia.

Baca juga: Para Atlet Korea Selatan Kehilangan Megawati yang Memilih Berbakti Kepada Ibu​​​ ​​​​​​​​

LPDUK (Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan) bersama tim penyelenggara menyatakan bahwa sejak awal komunikasi dengan pihak Red Sparks telah dilakukan secara profesional.

Red Sparks menunjukkan ketertarikan tinggi untuk menyapa publik Indonesia setelah menyelesaikan musim V-League Korea 2024–2025 yang berakhir pada April ini.

Namun, pada waktu yang sama, klub-klub voli di Indonesia masih terlibat aktif dalam Proliga 2025 yang baru akan rampung pada 11 Mei 2025, sehingga tidak memungkinkan adanya pertandingan persahabatan.

Alternatif waktu pun sempat ditawarkan oleh LPDUK, yakni pasca Proliga, di awal Mei.

Baca juga: Kunjungi TMII, Tim Bola Voli Red Sparks Diperkenalkan Layanan Jakarta Tourist Pass

Akan tetapi, tim Red Sparks menyampaikan bahwa seluruh pemain dan staf telah memiliki agenda pribadi dan kepelatihan yang padat hingga akhir Juli, serta harus kembali ke program latihan untuk musim V-League berikutnya di bulan Agustus.

Alhasil, tidak ditemukan titik waktu yang ideal bagi kedua belah pihak untuk merealisasikan kunjungan tersebut di tahun ini.

"Keputusan ini bukanlah titik akhir dari kolaborasi. Justru ini mencerminkan kedewasaan dalam manajemen agenda olahraga profesional. Komunikasi positif tetap kami jaga dengan Red Sparks, dan kami optimistis akan menemukan momen yang lebih ideal di musim mendatang," ujar Ferry Kono, Direktur LPDUK.

Kabar ini juga mendapatkan perhatian dari Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, yang mengonfirmasi bahwa komunikasi antara LPDUK dan pihak Red Sparks memang telah terjalin lama.

Ia menegaskan bahwa kendala utama bukan pada niat atau kesiapan penyelenggara Indonesia, melainkan sepenuhnya terkait penyesuaian jadwal antar liga dan ketersediaan pemain.

"Red Sparks mengusulkan datang di bulan Mei, tapi saat itu para atlet kita masih berlaga di Proliga. Usulan April dan Juni juga berbenturan dengan jadwal mereka. Jadi ini murni masalah waktu," kata Dito kepada media, Senin (14/4/2025).

Menpora juga berharap, jika kunjungan bisa direalisasikan musim depan, maka bintang voli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi bisa turut tampil.

Meski saat ini Megawati telah menyelesaikan kontraknya bersama Red Sparks dan memilih kembali ke Tanah Air demi alasan keluarga, harapan tetap ada agar ia memperkuat timnas di masa mendatang.

Baca berita WartaKotalive.com lainnya di Google News dan WhatsApp

 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved