Rabu, 8 April 2026

Kebakaran

Kebakaran Landa Pabrik Garmen di Bogor, Sudah 5 Jam Lebih Api Masih Berkobar

Kebakaran Landa Pabrik Garmen di Bogor, Sudah 5 Jam Api Masih Berkobar. Hampir seluruh bangunan pabrik ludes terbakar.

Kompas.com
PABRIK GARMEN TERBAKAR -- Foto Ilustrasi kebakaran. Kebakaran melanda pabrik garmen PT Agung Cipta Indah di Kelurahan Bojongkerta, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Minggu (13/4/2025) sekitar pukul 14.20 WIB dan selama lebih dari 5 jam, api masih belum berhasil dipadamkan sepenuhnya. 

WARTAKOTALIVE.COM -- Kebakaran melanda pabrik garmen PT Agung Cipta Indah di Kelurahan Bojongkerta, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Minggu (13/4/2025) sekitar pukul 14.20 WIB.

Hingga pukul 19.35 WIB malam atau lebih dari 5 jam, api masih belum berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Hampir seluruh bangunan pabrik ludes terbakar. Sebanyak 11 unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi kejadian.

Baca juga: Sejak Malam Takbiran, Damkar Depok Tangani 30 Kasus Kebakaran dan Penyelamatan

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Bogor Ade Nugraha menyampaikan, petugas masih melakukan proses pendinginan di lokasi kejadian.

"Sekarang masih pendinginan, masih ada titik api. Tapi sudah tidak besar lagi apinya," kata Ade, saat dikonfirmasi, Minggu malam.

Ade menuturkan, berdasarkan informasi sementara yang didapat, api diduga berasal dari arus pendek yang sebelumnya terdengar suara ledakan dari gardu listrik.

Ia menyampaikan, salah seorang petugas sekuriti pabrik mencoba memadamkan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) tetapi tak berhasil.

"Awal api dari ruangan pinising. Terus saat sekuriti pabrik masuk ke dalam untuk mengecek, api sudah membesar dan ada ledakan," sebutnya.

"Sempat pakai APAR buat padamin api tapi enggak berhasil. Terus langsung menghubungi petugas damkar," tambahnya.

Ade menyebut, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. 

Sementara itu, kerugian materiil masih dalam proses penghitungan.

"Untuk jumlah kerugiannya diperkirakan mencapai milyaran rupiah," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved