Minggu, 10 Mei 2026

Harga Pangan Cenderung Terkendali Jadi Faktor Perbaikan Ekonomi Usai Idulfitri

Salah satu faktor momen perbaikan ekonomi setelah Idulfitri adalah harga pangan yang cenderung terkendali seperti sekarang ini di mana kondisi stabil.

Tayang:
Editor: Junianto Hamonangan
Wartakotalive/Nuri Yatul Hikmah
HARGA PANGAN - Salah satu faktor momen perbaikan ekonomi setelah Idulfitri adalah harga pangan yang cenderung terkendali seperti sekarang ini di mana kondisi stabil. Foto ilustrasi pangan seperti bawang merah, bawang putih, cabai rawit, di Pasar Tomang Barat, Jakarta Barat, Rabu (17/4/2024). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Salah satu faktor momen perbaikan ekonomi setelah Idulfitri adalah harga pangan yang cenderung terkendali.

Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian mengatakan belakangan ini terlihat adanya momen perbaikan ekonomi nasional

Hal itu terlihat dari ramainya tempat hiburan dan wisata di berbagai daerah, seperti padatnya Taman Margasatwa Ragunan, kepulauan seribu dan banyak tempat lainnya se-Indonesia.

Selain itu harga pangan yang cenderung terkendali juga memberikan indikasi positif soal perbaikan ekonomi.

“Ini adalah tanda-tanda yang baik untuk Indonesia. Dengan kenaikan UMR 6.5 persen di awal tahun, serta kenaikan gaji guru dan terkendalinya harga pangan,” jelas Fakhrul dalam keterangannya, Kamis (3/4/2025). 

Di banyak daerah, pada hari ketiga lebaran 2025 harga bahan pokok di pasar terpantau stabil. Misalnya saja di Kabupaten Bojonegoro.

Itu terlihat dari sistem informasi ketersediaan dan perkembangan harga bahan pokok (Siskaperbapo) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur per tanggal 2 April 2025 pada pukul 07:31 WIB. 

Beras premium stabil dengan harga Rp 15.000/kg, harga gula kristal putih 17.250/kg, harga minyak goreng kemasan premium 1 liter stabil dengan harga Rp 21.000. 

Cabai merah kriting juga stabil dengan harga Rp 50.000/kg, harga cabai merah besar Rp 45.000/kg dan cabai rawit merah stabil dengan harga Rp 95.000/kilogram.

Baca juga: Terjadi Penurunan dan Cekung, Kondisi Jalan di Jembatan 0 Rawalumbu Bekasi Berpotensi Amblas

Sementara itu, berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat sejumlah komoditas pangan secara umum, yakni telur ayam ras di harga Rp29.450 per kg.

Berdasarkan data dari PIHPS, tercatat harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional lainnya, yakni bawang merah di harga Rp50.150 per kg, bawang putih di harga Rp46.150 per kg.

Sementara itu, minyak goreng curah di harga Rp19.700 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I di harga Rp22.350 per liter, serta minyak goreng kemasan bermerek II di harga Rp20.300 per liter.

Adapun ke depannya masih ada tantangan global dan domestik, seperti perang dagang dan masih berlangsungnya proses realokasi APBN. 

“Diharapkan tercapainya realokasi APBN dan belanja negara di kuartal kedua 2025, akan bisa menjadi sumber energi pemulihan ekonomi,” ungkap Fakhrul. 

Adapun Indonesia tetap berada dalam kondisi yang stabil di tengah fenomena eggflation yang melanda berbagai negara.

Produksi telur nasional melimpah, harga tetap terkendali, dan pasokan terjaga, berbeda dengan negara lain yang mengalami lonjakan harga akibat krisis pasokan dan wabah flu burung.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved