Lebaran
H-8 Lebaran, Terjadi Lonjakan Penumpang Kereta Api, Setiap Hari KAI Operasikan 84 Perjalanan
Total tempat duduk tersedia di Stasiun Gambir sebanyak 467.176 dan tiket terjual sekira 242.898 dengan okupansi 52 persen.
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Feryanto Hadi
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Miftahul Munir
WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mencatat lonjakan volume penumpang yang signifikan dalam rangka Angkutan lebaran 2025 pada Minggu (23/3/2025).
Manager Humas Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menerangkan, periode angkutan pebaran Idulfitri 2025 mengoperasikan 84 kereta api dengan total 47.042 seat perhari.
"Hingga saat ini, sebanyak 651.971 tiket telah terjual, dengan tingkat okupansi mencapai 63 persen," ujarnya, Senin (24/3/2025).
Ixfan menerangkan, kereta api dari Stasiun Gambir total perjalanan 990, jika dirata-rata perjalanan per hari sebanyak 45 perjalanan.
Total tempat duduk tersedia di Stasiun Gambir sebanyak 467.176 dan tiket terjual sekira 242.898 dengan okupansi 52 persen.
"Stasiun Pasar Senen total perjalanan 868 kereta api dengan total rata-rat per hari 39 perjalanan kereta api. Kapasitas tempat duduk 567.752 dan tiket terjual 393.212 atau okupansi 69 persen," jelasnya.
Ixfan menerangkan, untuk antisipasi lonjalan penumpang kereta api, pihaknya menyediakan 362 perjalanan kereta tambahan dengan total kapasitas 182.620 tempat duduk.
Rata-rata per hari, lanjut Ixfan, pihaknya mengoperasikan 16 KA tambahan dengan kapasitas 8.301 tempat duduk.
"Volume penumpang tertinggi sementara tercatat pada Minggu, 30 Maret 2025 (H-1 Lebaran), dengan 46.191 penumpang berangkat dalam 83 perjalanan kereta api jarak jauh, mencapai okupansi 100 persen," imbuhnya.
Sebagai informasi, pada Sabtu, 22 Maret 2025 kemarin, keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen mencatat rekor okupansi 105 persen dengan 26.299 penumpang.
Ixfan mengingatkan agar calon penumpang membeli tiket hanya melalui kanal resmi KAI, seperti aplikasi Access by KAI, website kai.id, atau loket stasiun resmi, guna menghindari percaloan dan penipuan.
"Kami mengimbau penumpang untuk tiba di stasiun lebih awal, minimal 60 menit sebelum keberangkatan, guna memastikan kelancaran perjalanan," imbuhnya. (m26)
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.
| Tutup Masa Angkutan lebaran 2026, KAI Daop 1 Catat Rekor 1,05 Juta Penumpang |
|
|---|
| Update Arus Balik Via KA: 727.000 Penumpang Tiba di Jakarta Periode 11-30 Maret 2026 |
|
|---|
| KA Siliwangi Jadi Primadona Angkutan Lebaran 2026 di Jawa Barat |
|
|---|
| Update Arus Balik Lebaran 2026: Okupansi Kereta Tembus 123,8 Persen Hari Ini |
|
|---|
| 42 Persen Kendaraan Pemudik Belum Kembali ke Jakarta, Korlantas Antisipasi Arus Balik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/mulai-terjadi-lonjakan-penumpang-kereta-api.jpg)