Kamis, 11 Juni 2026

Berita Bekasi

Diterpa Angin Puting Beliung, Atap Sekolah SDN Telajung 4 Cikarang Barat Rusak Berat

Diterpa Angin Puting Beliung, Atap Sekolah SDN Telajung 4 Cikarang Barat Rusak Berat

Tayang:
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
ANGIN PUTING BELIUNG - Kondisi Sekolah Dasar (SD) Negeri Telajung 04, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi pasca diterpa angin puting beliung pada Selasa (18/3/2025). Akibat kejadian itu mengakibatkan atap rusak. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Atap Sekolah Dasar (SD) Negeri Telajung 04, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi rusak diterpa angin puting beliung pada Senin (17/3/2025) malam.

Kerusakan atap terjadi pada tiga ruang kelas, atas kondisi itu Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi juga telah mendatangi lokasi kejadian.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam Faturochman, menyatakan kejadian ini mengakibatkan kerusakan parah pada tiga ruang kelas, sehingga proses pembelajaran sementara dialihkan ke rumah masing-masing siswa.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan sekolah dan tenaga pendidik untuk melakukan pendataan serta upaya penyelamatan aset sekolah yang terdampak.

"Kami melakukan pendataan serta penanganan awal pasca-kejadian. Angin kencang telah menerbangkan atap di lantai dua, sehingga kami tengah menginventarisasi alat-alat yang terdampak, termasuk komputer, proyektor, dan buku pelajaran," ujar Imam pada Selasa (18/3/2025).

Sebagai langkah awal, Dinas Pendidikan mengarahkan pihak sekolah untuk merapikan barang-barang yang masih bisa diselamatkan.

Selain itu, dinas juga akan membahas metode pembelajaran sementara bagi siswa hingga ruang kelas yang terdampak dapat kembali digunakan.

"Kami mengupayakan agar kegiatan belajar tetap berjalan dengan baik. Saat ini, siswa sementara belajar dari rumah secara mandiri sambil menunggu langkah lebih lanjut terkait perbaikan sarana yang terdampak," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Telajung 04, Nasih Suarsih, menjelaskan bahwa tiga ruang yang mengalami kerusakan adalah Laboratorium Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK), ruang kelas 6A, dan ruang kelas 6B.

Kerusakan ini berdampak pada berbagai aset sekolah, termasuk 14 unit komputer all-in-one, 1 unit laptop, 2 set drum band, serta puluhan meja dan kursi siswa.

"Untuk sementara, siswa tetap belajar dari rumah sampai situasi kembali kondusif. Kami juga tengah mencari solusi agar proses belajar tetap berjalan dengan baik," kata Nasih Suarsih.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved