Minggu, 3 Mei 2026

Kelakar Pramono Takut dan Deg-degan Dengar Nama Wakil Ketua DPRD Basri Baco

Dalam momen itu, Pramono juga melempar candaan bahwa kedatangannya ke sana untuk menghargai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Basri Baco.

Tayang: | Diperbarui:
Warta Kota
BUKA PUASA BERSAMA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat memberikan sambutan dalam acara buka puasa bersama di DPD Golkar DKI Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat pada Senin (17/3/2025) petang. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merasa tersanjung dengan undangan buka puasa bersama dari Pengurus DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (17/3/2025) petang.

Bahkan partai berlambang pohon beringin itu lebih dulu mengundangnya dibanding PDI Perjuangan, partai tempatnya mendapat kursi di Balai Kota DKI Jakarta.

“Ini pertama kali partai politik yang mengundang yang saya penuhi. Ini pertama kali, PDI Perjuangan sendiri baru mengundang saya besok (Selasa,18/3/2025) ini pertama kali,” ujar Pramono saat memberikan sambutan di DPD Golkar DKI Jakarta, Senin (17/3/2025).

Dalam momen itu, Pramono juga melempar candaan bahwa kedatangannya ke sana karena 'takut' dengan sosok Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta sekaligus Sekretaris DPD Golkar DKI, Basri Baco.

Baca juga: Pramono Anung Tinggalkan Lelang Jabatan, Terapkan Manajemen Talenta untuk Pengangkatan Kadis

Saat masa kampanye Pilkada DKI pada 2024 lalu, Basri Baco merupakan rival politik Pramono dan dikenal sebagai sosok yang kritis terhadap kebijakan pemerintah.

“Kenapa saya penuhi? (undangan), karena saya takut sama Pak Basri Baco. Terus terang saya merasa mendapatkan kebahagiaan ketika masuk ke tempat ini,” kelakar Pramono.

“Dulu saya kalau lewat depan itu (kantor DPD Golkar DKI) deg-degan, apa yang dikerjakan di dalam itu? Karena dulu kalau dengar nama Pak Basri Baco itu pasti deg-degan,” lanjut Pramono.

Meski berbeda partai, namun Pramono mengaku memiliki hubungan yang baik dengan jajaran DPD Golkar DKI.

Bahkan Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Ahmed Zaki Iskandar pernah tugas bareng dengan Pramono ketika sama-sama bertugas di Komisi I DPR RI beberapa waktu lalu.

Pramono mengaku, dari awal tidak pernah terbayang menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Dia bahkan sempat terkejut dengan penugasan dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk menjadi kandidat Calon Gubernur DKI, hingga akhirnya penugasan itu dia laksanakan.

“Saya ini menjadi calon gubernur, kalau bisa menolak pada waktu itu pasti saya sudah menolak, dan saya menolak. Tetapi ya memang kadang-kadang kita tidak tahu garis tangan,” imbuhnya.

“Saya menjadi pejabat sudah 25 tahun. Sekretaris Presiden Megawati, dua periode menjadi Menteri-nya Pak Jokowi, pernah menjadi pimpinan DPR. Sekali menjadi temannya Pak Zaki sebagai anggota Komisi 1, jadi ceritanya panjang sekali,” ungkapnya.

Sementara itu Sekretaris DPD Golkar DKI Jakarta Basri Baco mengatakan, Kantor DPD Golkar sempat menjadi posko pemenangan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024 lalu.

Baca juga: Gubernur Pramono Akan Lantik PLT di Jakarta Jadi Pejabat Definitif setelah Lebaran

Setelah Prabowo-Gibran dinyatakan menang, kantor tersebut kembali menjadi posko pemenangan Ridwan Kamil-Suswono dalam ajang Pilkada Jakarta 2024.

“Di tempat ini juga kami berjibaku kurang lebih hampir empat bulan berpikir keras pulang pagi rapat sampai pagi demi melawan Pak Gubernur sebenarnya. Namun takdir berkata lain Pak Gubernur, hari ini yang menjadi Gubernur adalah Pramono Anung Wibowo,” jelas Baco.

Basri Baco di DPD Golkar DKI
BUKA PUASA BERSAMA - Sekretaris DPD Golkar DKI Jakarta sekaligus Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Basri Baco saat memberikan sambutan dalam acara buka puasa bersama di DPD Golkar DKI Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat pada Senin (17/3/2025) petang.

Menurut dia, Pilkada DKI Jakarta pada 2024 lalu sudah selesai. Sebagai partai yang pro pemerintah atau partai yang selalu berada di pemerintah, kata Baco, tidak ada pilihan lain bagi Golkar selain mendukung Pemerintahan DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Pramono Anung.

“Alhamdulillah semua setuju Pak Gubernur. Mohon maaf kami agak menjaga etika kemarin. Terlambat menghadap kecuali sudah pelantikan, demi untuk menjaga perasaan yang di sebelah sana,” ucap Baco.

“Karena Golkar pesan Pak Ketua Zaki nggak boleh genit. Harus punya etika katanya. Jadi biar teman-teman yang lain, karena Sekretaris Pemenangan (Basri Baco) Pak Gubernur. Masak Sekretaris Pemenangan nyelonong duluan? Kira-kira begitulah,” lanjutnya.

Dalam momen itu, Baco juga mengapresiasi kehadiran Gubernur Pramono dan Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin dalam kegiatan tersebut.

Mereka mau menyediakan waktunya untuk menghadiri kegiatan yang diadakan Golkar DKI.

Baca juga: Pramono Anung Dibantu 15 Staf Khusus, Koordinator Firdaus Ali, Chico Hakim Jadi Jubir

“Kami bersyukur dan berterima kasih kepada dua pimpinan kita, yaitu Pak Gubernur dan Ketua DPRD. Dua tokoh sentral di DKI Jakarta, hari ini hadir menghadiri kegiatan kita. Tidak lain adalah karena menghargai dan menghormati keluarga besar Partai Golkar,” jelas Baco.

Sedangkan Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Ahmad Zaki Iskandar, mengatakan pihaknya selalu memegang komitmen untuk mendukung pemerintahan yang ada, dan juga pemerintahan yang sudah definitif.

Hal ini dalam rangka membangun Jakarta yang dicintai bersama. 

“Walaupun berbagai macam tantangan yang mesti harus diselesaikan oleh Pak Gubernur dalam kurun waktu lima tahun, sesuai dengan janji visi-misinya, tentu saja juga harus selaras dengan program pembangunan dari pemerintah pusat,” kata Zaki.

“Kami dari Partai Golkar sudah memberikan komitmen untuk terus mendukung kepemimpinan Pak Gubernur beserta seluruh jajaran dari Pemprov DKI Jakarta untuk membangun Jakarta yang kita cintai,” lanjutnya. 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved