Berita Jakarta
Beberapa Hari Terakhir Panas Ekstrem, Pramono Anung Klaim Berkat Modifikasi Cuaca
Beberapa hari terakhir ini cuaca Jakarta panas luar biasa. Menurut Gubernur Jakarta Pramono Anung, itu karena modifikasi cuaca.
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Valentino Verry
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta belakangan ini kerap melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mencegah terjadinya hujan deras karena cuaca ekstrem.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku senang cuaca di Jakarta cerah.
Ia mengklaim, hal tersebut sebagai keberhasilan dari OMC.
"Jadi memang sejak tanggal 10 saya udah minta ke kepala SDA dan BPBD untuk secara intensif koordinasi dengan BMKG melakukan intervensi cuaca," kata Pramono baru-baru ini.
Baca juga: Modifikasi Cuaca Jakarta Tahap 3 Dilanjutkan, Potensi Hujan Diperkirakan Terjadi di Barat Pulau Jawa
Baca juga: Modifikasi Cuaca di Jakarta yang Dimulai Hari Ini Diklaim Berhasil, Pramono: Rasanya Gembira Sekali
"Jadi dari tanggal 10 itu terus terang saya degdegan banget karena pasti masyarakat berharap bahwa banjir tidak terjadi lagi dan alhamdulillah ternyata bisa teratasi," tambahnya.
Upaya mitigasi bencana hidrometeorologi di wilayah Jakarta melalui modiifkasi cuaca tahap ketiga telah memasuki hari kedua Rabu (13/3) kemarin.
Pelaksanaan OMC hari kedua menargetkan wilayah Utara dan Barat Laut Jakarta.
Sementara, Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan mengatakan pada Rabu (12/3) Pemprov DKI Jakarta melalui BPBD DKI Jakarta melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dari tanggal 11 - 20 Maret 2025 di Bandara Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur.
“Pelaksanaan OMC ini sesuai pertimbangan Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait intensitas curah hujan tinggi di sebagian besar wilayah DKI Jakarta. OMC melakukan penyemaian atau tabur garam,” ucap Yohan, Kamis (13/3/2025).
Yohan menuturkan, lokasi penyemaian yaitu sekitaran Laut jawa, Utara DKI Jakarta dengan ketinggian sekitar 8.500 Feet sampai 11.000 Feet serta membawa total garam yaitu 1600 KG, dalam 2 kali penerbangan.
“Dalam kegiatan OMC kali ini BPBD DKI Jakarta berkolaborasi dengan TNI Angkatan Udara, Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dan Rekayasa Atmosfer Indonesia (RAI),” ucap dia.
Baca berita WartaKotalive.com lainnya di Google News
Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaYZ6CQFsn0dfcPLvk09
| Bukan Plesiran, Rano Karno Ungkap Kunjungan ke Malaysia Sukses Gaet Bin Zayed Group |
|
|---|
| Rano Karno Resmikan IPA Portabel di Semanan Jakbar, Mampu Layani 400 Rumah |
|
|---|
| Program Mudik ke Jakarta Pemprov DKI Dorong Pertumbuhan Pariwisata dan Berimbas Positif Pada Mitra |
|
|---|
| Imbas Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo, Rano Karno Soroti Keselamatan Perlintasan Sebidang di Jakarta |
|
|---|
| Jakarta Bidik Layanan Air 100 Persen, Bin Zayed Siap Jajaki Investasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Pramono-soal-modifikasi-cuaca123.jpg)