Minggu, 3 Mei 2026

Berita Nasional

Di Istana, Prabowo Harap Gerakan Tangani Sampah Lebih Masif

Di Istana, Prabowo Harap Gerakan Tangani Sampah Lebih Masif. Pandawara Group

Tayang:
Penulis: Alfian Firmansyah | Editor: Budi Sam Law Malau
Dokumentasi Sekretariat Presiden
PRABOWO PEDULI SAMPAH - Pandawara Gorup Bertemu Prabowo di Istana, Selasa (11/3/2025). Prabowo harap gerakan tangani sampah lebih masif: (Dokumentasi Sekretariat Presiden) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Pandawara Group mengemukakan harapan terkait isu lingkungan usai bertemu dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat,  Selasa (11/3/2025).

Pandawa Group adalah sebuah kelompok anak muda sebagai penggerak soal permasalahan sampah dan lingkungan. 

Gilang, salah satu anggota Pandawara Group mengatakan, pihaknya menyampaikan beberapa poin penting terkait program membersihkan sungai yang mereka telah gencarkan selama ini kepada Prabowo

Berbagai kendala kata Gilang, yang mereka temui di lapangan, mulai dari perizinan yang rumit hingga membutuhkan biaya yang tidak sedikit, juga disampaikan kepada Prabowo.

Dalam pertemuan itu, Prabowo disebut merespons positif gerakan Pandawara Group dan menyorot pentingnya kegiatan mereka. 

Dengan demikian, Pandawara Group berharap bahwa pemerintah akan memberi dukungan untuk mereka melangkah lebih masif. 

"InsyaAllah semoga gerakan ataupun program ini bisa menjadi gerakan nasional maupun masif. Setiap daerah itu mereka aktif melakukan gerakan-gerakan pencegahan kerusakan lingkungan minimal para pemudanya lah dulu, dan mungkin setelah kita paparkan kepada Bapak Presiden mungkin itu juga sangat membantu kita agar bisa lebih besar gerakannya," kata Gilang. 

Ia menuturkan, Prabowo juga tegas bahwa sampah merupakan isu nasional yang harus diselesaikan, dan butuh sinergi dari berbagai pihak untuk menyelesaikan masalah tersebut.

"Beliau tegas, tadi beliau sempat bilang bahwa sampah itu sudah menjadi isu nasional. Berarti tandanya kita harus selesaikan begitu secara masif," imbuhnya.

"Ini tidak bisa dilakukan hanya dengan satu pihak ini butuh sinergitas antara individu, swasta dan government," sambungnya. (m32)

Baca berita WartaKotalive.com lainnya di Google News dan WhatsApp

 


 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved